2 Murid SD di Gowa Bersama Orang Tuanya Cakar dan Pukuli Guru saat Mengajar

Bugma · Kamis, 05 September 2019 - 11:30 WIB
2 Murid SD di Gowa Bersama Orang Tuanya Cakar dan Pukuli Guru saat Mengajar

Guru SDN Pa’Bangiang diserang murid dan orang tua murid saat mengajar di kelas, di Kabupaten Gowa, Sulsel, Rabu (5/9/2019). (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id – Dua murid Sekolah Dasar (SD) bersama orang tuanya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeroyok seorang guru saat proses belajar mengajar, Rabu (4/9/2019). Sang guru yang dipukul dan dicakar berkali-kali mengalami luka-luka di wajahnya.

Pengeroyokan ini terjadi di dalam salah satu kelas di SD Negeri Pa’bangiang di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Aksi pengeroyokan guru tersebut direkam oleh guru lain.

Guru SD Negeri Pa’bangiang Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, Astiah, dicakar dan dipukuli saat mengajar. (Foto: IST)

Dalam video amatir terlihat dua murid dan orang tuanya berusaha memukuli dan mencakar Astiah bertubi-tubi. Padahal, guru tersebut tengah memberikan materi pelajaran di ruangan kelas. Kejadian itu membuat sejumlah siswa menangis karena terkejut dan ketakutan.

Informasi dari pihak sekolah, peristiwa pengeroyokan terjadi setelah sehari sebelumnya dua muridnya terlibat perkelahian di dalam sekolah. Meski dua murid tersebut telah didamaikan oleh korban, orang tua salah satu muridnya tidak terima. Mereka malah mendatangi sekolah dan melakukan kekerasan kepada guru wali kelas.

Astiah, guru SD Negeri Pa’bangiang di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, saat melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Mapolsek Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel. (Foto: iNews/Bugma)

Tak terima dengan perlakuan orang tua muridnya tersebut, korban Astiah ditemani guru lain langsung melaporkan kekerasan yang dialaminya ke aparat Polsek Somba Opu Kabupaten Gowa. Kepada polisi, korban mengaku dipukuli dan dicakar hingga mengalami luka di wajahnya.

“Masalahnya sudah selesai kemarin dan sudah berdamai, tapi orang tuanya tidak terima. Mereka tidak mau mendengarkan saya bicara. Mereka mencakar dan memukul saya,” kata Astiah.

BACA JUGA:

Aniaya Guru, Ayah dan Kakak Siswa Ditahan Polres Lombok Timur

Kisah Budi, Guru yang Tewas Dianiaya Siswa dan Biola Kesayangannya

Sementara Kepala Sekolah SD Negeri Pa’bangiang Kabupaten Gowa, Nurjannah, berjanji mengambil sikap tegas menyikapi kekerasan yang dialami oleh tenaga pendidiknya. Sekolah akan melanjutkan kasus pengeroyokan ini ke ranah hukum dan berjanji akan mengeluarkan muridnya dari sekolah.

“Kami tidak menerima perlakuan orang tua siswa seperti itu, tidak menghargai guru. Mereka langsung masuk ke kelas dan menyakiti guru seperti itu, sangat tidak pantas,” katanya.

Hingga kini kasus kekerasan terhadap guru wali kelas ini masih dalam penyelidikan aparat Reskrim Polsek Somba Opu, Kabupaten Gowa. Polisi telah mengamankan bukti rekaman video saat pengeroyokan sebagai dasar laporan korban ke polisi.


Editor : Maria Christina