2 Pasangan Lesbi di Makassar Diamankan Polisi, 1 Orang Jadi Tersangka

Andi Deri Sunggu ยท Rabu, 05 Desember 2018 - 20:57 WIB
2 Pasangan Lesbi di Makassar Diamankan Polisi, 1 Orang Jadi Tersangka

SR, tersangka pencabulan anak sekaligus pelaku lesbian diperiksa petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Makassar. (Foto: iNews.id/Andi Deri Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id - Dua pasangan perempuan yang diduga pecinta sesama jenis alias lesbian diamankan petugas Polrestabes Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kedua pasangan yang berjumlah empat perempuan itu diringkus di salah satu rumah kos di Jalan Pendidikan Kecamatan Tamalanrea. Mereka masing-masing berinisial AF (14), warga BTN Hamzy yang berpacaran dengan SR (18) warga Sumba Opu, Kabupaten Gowa. Selain itu, NU (17) warga Jalan Sunu Komplek Unhas yang berpacaran denga NH (20) warga Jalan Sultan Alauddin Kota Makassar.

Kasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, dari keempat wanita penyuka sesama jenis ini, penyidik menetapkan SR sebagai tersangka lantaran diduga mencabuli anak perempuan di bawah umur.

“Selain diduga mencabuli, tersangka juga berusaha membawa kabur korban. Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan SR itu terjadi pada 3 Desember 2018,” katanya, Rabu (5/12/2018).

BACA JUGA:

Usai Garut, Publik Gempar dengan Komunitas Gay Purwakarta di Medsos

Heboh Grup Gay Pelajar di Garut, Ratusan Siswa SMP Aksi Tolak LGBT

Dia mengatakan, penangkapan terhadap keempat pelaku sesama jenis itu setelah polisi mendapat laporan dugaan kekerasan seksual dari orang tua korban.

“Dari keterangan korban belum mengenal lama. Saat itu, korban ingin bersama pelaku karena ingin lari dari rumah. Setelah itu, korban diduga dicabuli pelaku dan juga terjadi tindak kekerasan,” katanya.

Wirdhanto mengatakan, akibat perbuatannya pelaku akan dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 82 ayat 1 UU Perlindungan Anak Nomor 32 Tahun 2002, Pasal 292 dan Pasal 332 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun penjara. “Tersangka kini sudah ditahan,” ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki