Kabur dari RSJ, Pemuda di Gowa Bunuh Nenek dan Tikam Ibu Kandungnya

Sindonews ยท Sabtu, 08 September 2018 - 13:45 WIB
Kabur dari RSJ, Pemuda di Gowa Bunuh Nenek dan Tikam Ibu Kandungnya

Ilustrasi pembunuhan. (Foto: Okezone)

SUNGGUMINASA, iNews.id - Seorang pemuda di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan tega membunuh neneknya yang berusia 70 tahun. Selain itu, pelaku yang baru saja melarikan diri dari rumah sakit jiwa itu juga menikam ibu kandungnya sendiri hingga kritis.

Warga kampung Bulo-bulo, Dusun Lemoa, Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, dihebohkan dengan ulah Nawir (25). Pasien rumah sakit jiwa itu tega membunuh neneknya, Daeng Cammi (70) dan menikam ibu kandungnya, Johrah (49), setelah kabur untuk yang ketigakalinya dari RSJ.

Peristiwa itu terjadi Jumat (7/9/2018) sekitar pukul 16.00 Wita. Akibat ulah Nawir, sang nenek tewas di tempat, sementara ibunya kritis dan sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Syekh Yusuf setelah dirujuk dari Puskesmas Bontolempangan.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, kasus ini telah ditangani jajaran Polsek Bobtolempangan.  Polisi masih mendalami apa motif Nawir menghabisi nyawa nenek dan melukai ibunya itu.

"Dari data yang kami peroleh di TKP, pelaku Nawir masih ada hubungan keluarga dengan kedua korban. Di mana status Johrah dan Dg Cami adalah ibu dan nenek tiri pelaku. Sampai kini pelaku masih dalam pencarian setelah melarikan diri usai menikam korban,"  kata Mangatas Tambunan, Sabtu (8/9/2018) siang.

Mangatas pun membenarkan jika pelaku memiliki kelainan jiwa. Menurut keluarganya, Nawir sudah tiga kali melarikan diri dari RSJ Dadi Makassar. "Iya sementara dalam penanganan Polsek Bungaya dan Pospol Bontolempangan. Ibu Johrah kini kembali dirujuk ke RSU Ibnu Sina Makassar," ucapnya.

Sangkala, ayah korban juga membenarkan bahwa anaknya itu mengalami gangguan jiwa. "Pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ Dadi Makassar sebanyak dua kali," katanya.


Editor : Himas Puspito Putra