Anak Tiri Aniaya Ibu dan Neneknya dengan Senjata Tajam hingga Tewas

Bugma ยท Minggu, 09 September 2018 - 15:18 WIB
Anak Tiri Aniaya Ibu dan Neneknya dengan Senjata Tajam hingga Tewas

Korban penganiayaan anak tiri, Sipa dirawat intensif di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (9/9/2018). (Foto: iNews.id/Bugma)

GOWA, iNews.id - Warga Dusun Lemoa, Desa Bonto Lempangang, Kecamatan Bonto Lempangang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) digemparkan dengan pembunuhan sadis yang menimpa dua warganya, Minggu (9/9/2018).

Peristiwa tragis dan memilukan itu menimpa Sipa (45) dan Cami (65). Kedua korban yang merupakan anak dan ibu itu dianiaya anak tirinya berinisial NA dengan sebilah parang. Akibat peristiwa itu, Cami tewas dengan kondisi mengenaskan.

Sedangkan Sipa kondisinya kritis dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa akibat mengalami luka bacok di sekujur tubuh. Sipa akhirnya dirujuk ke RS Ibnu Sina Makassar karena luka parah yang dideritanya.

Aksi sadistis itu dilakukan NA yang diduga mengidap gangguan jiwa. NA berhasil kabur dari rumah sakit jiwa dan pulang ke rumah korban.

BACA JUGA:

16 Siswa SD Mengaku Dianiaya Guru, Orang Tua Lapor ke Polres Cirebon

Ibu Rumah Tangga di Banyuwangi Luka Parah Dianiaya Kawanan Perampok

Informasi diperoleh iNews, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban yang berada di depan rumahnya tiba-tiba ditemui pelaku NA sambil membawa senjata tajam. Tanpa basa-basi, pelaku NA langsung menebas ibu tirinya dengan menggunakan sebilah parang. Seusai menebas ibu tirinya, pelaku kemudian menebas leher nenek tirinya hingga tewas di dalam rumah.

“Saya sendiri tidak tahu persis kejadiannya. Tiba-tiba pelaku datang bawa parang dan langsung membacok Sipah dan neneknya, Carmi,” kata Bulla, keluarga korban.

Dia mengakui pelaku kerap mengamuk karena itu pihak keluarga membawanya ke rumah sakit jiwa. “Tapi, katanya dia kabur dan pulang ke rumah,” ucapnya.

Kasubbag Humas Polres Gowa, Akp Mangatas Tambunan mengatakan, hingga kini masih menyelidiki dan meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian tragi situ. “Kami juga sedang mengejar pelaku NA yang telah melarikan diri,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki