Bocah 3 Tahun di Makassar Tewas Tragis Terlindas Mobil Tetangganya

Mustofa Layong, Sindonews ยท Kamis, 10 September 2018 - 10:58 WIB
Bocah 3 Tahun di Makassar Tewas Tragis Terlindas Mobil Tetangganya

Suasana sedih di rumah duka bocah 3 tahun yang terlindas ban mobil di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: SINDOnews/Mustafa Layong)

MAKASSAR, iNews.id – Kecelakaan tragis terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Syahrul, bocah berusia tiga tahun tewas mengenaskan setelah terlindas ban mobil di depan rumahnya di Jalan Rajawali 1, Lorong 13B, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, Minggu (9/9/2018) pagi pukul 08.30 Wita.

Informasi yang dihimpun, kronologi kecelakaan maut itu berawal saat mobil Honda Jazz bernomor polisi DD 1177 ID yang dikendarai Andi Anisah Nirwana Patunru (22), tetangga korban masuk ke lorong seukuran tiga meter untuk menuju rumah orang tuanya yang berjarak 10 meter dari rumah korban.

Saat hendak berbelok di persimpangan, melintas becak motor dari arah berlawanan. Posisi belokan sempit itu tepat berada di depan rumah korban. Anisah yang merupakan seorang mahasiswi yang baru pulang dari kuliahnya di Bandung mencoba menghindari gesekan dengan becak motor saat berpapasan.

Dia kemudian membelokkan sedikit kendaraanya hingga melintasi tegel rumah korban. Saat itulah mahasiswi itu tidak menyadari, ada bocah Syahrul sedang asik bermain gawai seorang diri di halaman depan rumahnya.

Dan terjadilah kecelakaan tragis tersebut. Putra tunggal pasangan Supardi Dg Nai (23) dan Sitti (24) itu mengalami luka cukup parah usai terseret sekitar tiga meter. Korban meninggal dunia setelah tiba di RS Stella Maris.

Keterangan saksi Darwis Dg Temba (39), saat pelaku berbelok memang terlihat ngegas dan ia mengindari becak motor tepat di tikungan depan rumah Syahrul. "Ada bentor saat itu, dia hindari jadi ban mobilnya naik ke tegel (tehel) rumah korban dan melindas Syahrul. Korban posisinya lagi berdiri main ponsel di depan rumahnya," kata Darwis saat ditemui di rumah duka.

Di dalam rumah duka, ibu korban Sitti (24) tampak menangisi sejadi-jadinya di sisi kanan jenazah putra tunggalnya Syahrul, yang sudah ditutupi kain sarung kotak-kotak.

Sementara Anisah, mahasiswi yang menabrak diduga mengalami guncangan jiwa setelah mengetahui baru saja melindas bocah. Sejumlah saksi melihat perempuan itu histeris, bahkan beberapa kali mencakar wajahnya dan pingsan. Dia kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan dan obat penenang.

Usai kejadian, sejumlah aparat kepolisian dikerahkan ke lokasi. Sebab sesaat setelah kecelakaan dikhawatirkan kerabat korban mengamuk dan melampiaskan kekesalan terhadap pengemudi yang juga tetangga mereka.

Bahkan pengamanan oleh Polsek Mariso dibantu dari Polsek lainnya, seperti Mamajang, Tamalate, Ujung Pandang hingga Pengurai Massa Satuan Sabhara Polrestabes Makassar. "Kami berharap kedua belah pihak bisa menahan diri. Kami dari pemerintah dan aparat keamanan berupaya bisa kondusif," kata Plt Camat Mariso Juliaman.

Juliaman mengatakan, Anisah merupakan putri pemilik rumah berlantai dua di Lorong 13B, Jalan Cendrawasih I. Dia baru datang dari Kota Bandung untuk menghadiri pesta pernikahan kerabat di dekat lokasi tersebut dalam beberapa hari ke depan.

Penyidik Unit Lakalantas Satuan Lalulintas Polrestabes Makassar Bripka Eko Purwanto menerangkan, hingga saat ini pihaknya sudah mengamankan mobil Honda Jazz yang dikemudikan pelaku. Namun Anisah belum dapat dimintai keterangan lantaran mengalami guncangan kejiwaan.

"Untuk pengemudi, dia masih terguncang jadi untuk sementara kami tunggu untuk pemulihan kejiwaannya," ujar Eko Purwanto.

Dia melanjutkan, atas kasus kecelakaan maut itu, Anisah bakal dijerat Pasal 310 Ayat (3) UU 22/2009 tentang Lalu Lintas. Dia dinilai lalai saat mengemudi hingga menyebabkan meninggalnya orang lain. Ancaman hukumannya enam tahun penjara.


Editor : Donald Karouw