Kebakaran Ruko di Makassar, Ayah dan Anak Tewas Terjebak Kobaran Api

Muhammad Sardi ยท Rabu, 12 September 2018 - 08:11 WIB
Kebakaran Ruko di Makassar, Ayah dan Anak Tewas Terjebak Kobaran Api

Petugas damkar saat mengevakuasi korban tewas dalam musibah kebakaran. (Foto: iNews/M Sardi)

MAKASSAR, iNews.id – Kebakaran maut kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (12/9/2018) dini hari. Dalam peristiwa itu dua orang tewas terjebak kobaran api terdiri atas ayah dan putrinya, sedangkan ibu korban berhasil selamat setelah melompat dari lantai dua ruko meski mengalami patah kaki.

Pantauan iNews di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran, api tampak berkobar hebat di ruko yang berada di Jalan Andalas, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar. Kesehariannya, bangunan tiga lantai itu dijadikan sebagai toko peralatan listrik.

Api dengan cepat membesar lantaran material di dalam mudah terbakar. Belasan armada pemadam kebakaran (damkar) tampak diturunkan ke TKP kebakaran untuk memadamkan api. Petugas sempat kesulitan masuk untuk mengevakuasi karena rapatnya pintu ruko dan nyaris tak ada celah.

Petugas damkar bahkan harus memanjat dinding rumah dan memecahkan kaca ruko agar api bisa dengan cepat dipadamkan. Setelah dua jam berjibaku, api mulai jinak, petugas kemudian masuk melalui jendela di lantai dua ruko dan melakukan pencarian korban.

Dalam evakuasi itu, ditemukan dua korban jiwa pemilik ruko yang merupakan ayah dan putrinya yakni Yudi (52) Vita (16). Kedua jenazah yang sudah dalam kantong mayat lantas diturunkan dari lantai dua bangunan untuk dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulsel.

“Di lokasi bangunan ruko ada tiga orang. Satu berhasil selamat setelah lompat meski mengalami patah kaki dan sudah di bawa ke RS Stella Maris. Sementara yang tewas dua orang, ayah dan putrinya,” kata Rahmat, ketua RW setempat di TKP.

Kabag Ops Damkar Makassar Hasanuddin mengatakan, petugas sempat kewalahan mengendalikan api lantaran kesulitan masuk ke dalam bangunan. “Akses pintu masuk terbuat dari besi dan dilapisi jeruji yang dobel. Kami harus potong terlebih dahulu untuk bisa masuk dan mengevakuasi korban,” ujarnya.

Dugaan sementara, kebakaran yang menelan korban jiwa itu disebabkan arus pendek listrik. Kerugian materiel ditaksir mencapai ratusan juta dan hingga saat ini, tim inafis Polrestabes Makassar masih menyelidiki kasus kebakaran bangunan ruko tersebut.


Editor : Donald Karouw