5 Kawanan Begal yang Tebas Tangan Korban hingga Putus Ditangkap

Sindonews ยท Kamis, 29 November 2018 - 12:55 WIB
5 Kawanan Begal yang Tebas Tangan Korban hingga Putus Ditangkap

Lima kawanan begal yang menebas tangan korbannya hingga putus di Makassar, ditangkap polisi, Kamis (29/11/2018). (Foto: Sindonews)

MAKASSAR, iNews.id - Tim gabungan Jatanras Polrestabes Makassar, bersama Resmob Polda Sulsel akhirnya menangkap lima pelaku begal yang menyebabkan tangan korbannya terputus kena sabetan parang, Rabu (28/11/2018) malam.

Kelima pelaku diantaranya Firman alias Emmang (22), Aco alias Pengkol (21), Enal (19), Fataulla alias Ulla (18), dan Irman (37). Mereka diketahui memiliki peran yang berbeda-beda dalam kasus kejahatan ini.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo menjelaskan, pelaku utama adalah Firman yang menebas tangan korban. Saat menjalankan aksinya, Firman ditemani Aco yang mengendarai motor di lokasi kejadian.

BACA JUGA:

1 Pelaku Begal yang Potong Tangan Korban di Makassar Diringkus Polisi

Bikin Cacat Korban, Komplotan Begal Makassar Diburu Tim Khusus Polisi

Begal Sadis Beraksi, Tangan Mahasiswa di Makassar Putus Ditebas Pelaku


"Berawal dari tersangka utama yaitu Aco mengajak Firman. Dia pulalah yang meminjam parang dan motor tuk melakukan kegiatan curas pada saat kejadian malam itu," kata Kombes Pol Wahyu saat menggelar ekspose kasus di Mapolrestabes Makassar, Kamis (29/11/2018).

Dia melanjutkan, selain dua pelaku utama, dua pelaku lain terlibat sebagai penyedia sarana atau alat kejahatan. Di antaranya Enal diketahui pemilik parang sementara sementara Fataulla sebagai pemilik sepeda motor. Satunya lagi, Irman merupakan penadah hasil curian pelaku.

Sebelumnya dikabarkan peristiwa ini bermula ketika korban, Imran (19), mahasiswa Akademi Teknologi Industri Makassar (ATIM) tengah mengunjungi rumah temannya di Jalan Datuk Ribandang II, Kelurahan Lalatang, Kecamatan Tallo Makassar, Minggu (25/11/2018) dini hari lalu.

Imran didatangi dua pelaku yang hendak mengambil ponsel milik korban dan mengancamnyan menggunakan parang. Imran lantas kabur, namun terkejar hingga pelaku menebas tangan korban hingga putus.


Editor : Himas Puspito Putra