Begal Sadis Beraksi, Tangan Mahasiswa di Makassar Putus Ditebas Pelaku

Okezone ยท Senin, 26 November 2018 - 17:51 WIB
Begal Sadis Beraksi, Tangan Mahasiswa di Makassar Putus Ditebas Pelaku

Ilustrasi begal. (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id – Seorang mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menjadi korban aksi begal sadis hingga tangannya terputus. Tangan korban bernama Imran (18), terkena sabetan senjata tajam yang dibawa oleh pelaku begal di Jalan Datuk Ribandang ll, Kecamatan Tallo, Makassar, Senin (26/11/2018) dini hari.

Warga Makassar pun dihebohkan penemuan potongan tangan di jalanan, yang belakangan diketahui milik Imran.

Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT mengatakan, berdasarkan keterangan korban, saat itu dirinya sedang duduk di atas sepeda motornya sambil menelepon di depan rumah temannya Haerul. Tidak lama kemudian, datang dua orang pelaku mengendarai sepeda motor dan menyerang korban.

“Pelaku menggunakan motor langsung melakukan penyerangan di sekitar TKP terhadap korban dan korban sempat lari menyelamatkan diri,” kata Amrin.


BACA JUGA: 

Juragan Jagung di Tuban Dibegal dan Ditelanjangi di Persawahan

Kawanan Begal Sadis di Kota Medan Ditangkap, 7 Pelaku Masih Remaja


Korban lari hingga ke depan SD dan SMP Muhammadiyah Makassar yang ada di Jalan Datuk Ribandang. Namun, pelaku mengejar korban dan menganiaya Imran hingga tangan kirinya terputus. Korban akhirnya memberikan ponsel Samsung miliknya kepada pelaku.

Imran yang tergeletak di jalan kemudian meminta tolong kepada rekannya Haerul yang selanjutnya membawanya ke rumah sakit. Setelah sampai di Rumah Sakit Awal Bros Makassar, di ruangan UGD, korban sempat mengatakan kepada Haerul agar mencari tangannya yang putus dan jatuh di jalan setelah ditebas pelaku begal.

“Kemudian saksi pergi mencari tangan tersebut. Setelah saksi melintas di Jalan Datuk Ribandang, saksi sudah melihat mobil patroli dari Polsek Tallo dan banyak warga lagi berkerumun. Lalu saksi menyampaikan ke warga yang berada di sekitar bahwa potongan tangan tersebut milik teman saya,” tutur Amrin.

Amrin mengatakan, kasus begal ini sementara masih dalam penyelidikan Polsek Tallo. Polisi masih meminta keterangan dari para saksi dan mengejar pelaku begal sadis tersebut.


Editor : Maria Christina