Bejat, Oknum Ustaz di Gowa Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah 6 Tahun

Bugma ยท Sabtu, 01 Desember 2018 - 11:53 WIB
Bejat, Oknum Ustaz di Gowa Ditangkap Polisi Usai Cabuli Bocah 6 Tahun

MA (60) ustaz yang juga pelaku pencabulan terhadap anak usia enam tahun di Gowa, Sulawesi Selatan. (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id - Seorang oknum ustaz yang juga kerap membawakan ceramah di sejumlah masjid di Gowa, Sulawesi Selatan, diringkus polisi, Sabtu (1/12/2018). Tersangka diamankan lantaran diduga telah mencabuli seorang bocah berusia enam tahun yang baru duduk di bangku sekolah dasar.

MA (60) oknum ustaz di Gowa, Sulawesi Selatan, itu hanya bisa tertunduk malu saat digiring petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa, ke ruang pemeriksaan. Tersangka ditangkap polisi di rumahnya, di BTN Panciro Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, usai diduga mencabuli gadis di bawah umur.

Tersangka berhasil diamankan petugas, setelah korban bersama orang tuanya melaporkan aksi kekerasan seksual yang dialaminya kepada polisi.

Dari hasil introgasi petugas, tersangka MA nekat mencabuli korban karena tak bisa menahan nafsunya saat melihat tubuh anak kelas 1 SD itu. Modus yang dilakukan tersangka yakni dengan mengiming-imingi korban dengan uang Rp2.000.

Di hadapan polisi, tersangka MA mengaku hanya memasukkan jari tangannya di kemaluan korban. “Korban saya panggil terus saya pangku. Sehabis itu, saya masukkan tangan saya ke celana korban untuk pegang kemaluannya. Tidak lama dia langsung dipanggil,” kata MA, Sabtu (1/12/2018).

Sementara itu, Kasatreskrim POlres Gowa, AKP Herly Purnama mengatakan, tersangka terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur. “Kasus ini terungkap usai orang tua korban melaporkan kejadian yang dialami anak mereka yang mengaku telah dicabuli oleh korban,” kata Herly.

Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan seragam sekolah milik korban yang dipakai saat aksi pencabulan terjadi untuk dijadikan barang bukti. Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di tahanan Polres Gowa. MA akan dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.


Editor : Himas Puspito Putra