Bikin Cacat Korban, Komplotan Begal Makassar Diburu Tim Khusus Polisi

Yoel Yusvin ยท Selasa, 27 November 2018 - 11:23 WIB
Bikin Cacat Korban, Komplotan Begal Makassar Diburu Tim Khusus Polisi

Ilustrasi begal motor. (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id - Polrestabes Makassar membentuk tiga tim khusus untuk memburu kawanan pelaku begal sadis. Sejauh ini petugas kepolisian sudah mengantungi identitas mereka.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengimbau, lebih baik jika para pelaku menyerahkan diri. Jika tidak, targetnya selama sepekan ini mereka diringkus petugas kepolisian.

“Sudah ada tiga tim yang bergerak di lapangan,” kata Wahyu saat dikonfirmasi di Rumah Sakit Awal Bross Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (27/11/2018).

Sebelumnya, komplotan begal sadis ini melakukan aksinya di Jalan Datuk Ribandang, Kecamatan Tallo pada Minggu (25/11/2018) malam. Perbuatan mereka ini sempat membuat warga geger.

BACA JUGA: Begal Sadis Beraksi, Tangan Mahasiswa di Makassar Putus Ditebas Pelaku

Ditemukan potongan tangan manusia di kawasan tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata ulah para pelaku begal yang melakukan pembacokan yang membuat korban mengalami cacat seumur hidup.

Korban sendiri atas nama Imran (18), saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bross Makassar. Dia menjalani operasi usai kehilangan tangan kirinya, dipotong komplotan begal tersebut.

“Mudah-mudahan segera tertangkap. Nanti saya sampaikan lebih lanjut,” ujar dia.

BACA JUGA: Ditikam Begal, Sopir Taksi Online Jadi Korban Perampokan di Tomohon

Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT mengatakan, berdasarkan keterangan korban, saat itu dirinya sedang duduk di atas sepeda motornya sambil menelepon di depan rumah temannya Haerul. Tidak lama kemudian, datang dua orang pelaku mengendarai sepeda motor dan menyerang korban.

“Pelaku menggunakan motor langsung melakukan penyerangan di sekitar TKP terhadap korban dan korban sempat lari menyelamatkan diri,” kata Amrin.

Korban lari hingga ke depan SD dan SMP Muhammadiyah Makassar yang ada di Jalan Datuk Ribandang. Namun, pelaku mengejar korban dan menganiaya Imran hingga tangan kirinya terputus.

Korban akhirnya memberikan ponsel Samsung miliknya kepada pelaku. Imran yang tergeletak di jalan kemudian meminta tolong kepada rekannya Haerul yang selanjutnya membawanya ke rumah sakit.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal