Bocah Perempuan di Makassar Disiram Bensin dan Dibakar 3 Remaja

Muhammad Sardi ยท Jumat, 26 Oktober 2018 - 21:48 WIB
Bocah Perempuan di Makassar Disiram Bensin dan Dibakar 3 Remaja

Keluarga melihat kondisi korban yang luka bakar karena diduga dibakar tiga remaja di Makassar, Sulsel, Jumat (26/10/2018). (Foto: iNews/Muhammad Sardi)

MAKASSAR, iNews.id – Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun kritis di Rumah Sakit (RS) Polri Bhayangkara Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), karena mengalami luka bakar parah. Korban disiram bensin dan dibakar oleh tiga remaja yang tengah bermain api di bengkel bekas, tak jauh dari rumah korban di Jalan Seroja, Kecamatan Mariso.

Korban dirawat di RS Bhayangkara Makassar sejak Kamis malam karena luka bakar di bagian punggung belakang hingga betis. Peristiwa nahas ini terjadi saat korban, Rika Amelia Putri, siswa kelas 4 Sekolah Dasar (SD) itu melihat tiga remaja tengah bermain api di sebuah bengkel bekas dekat rumahnya, Kamis (25/10/2018). Korban yang melihat sang adik juga tengah bermain di dalam bengkel, ingin menjauhkan adiknya dari api.

Namun, ketiga remaja tadi malah menyiram korban dengan bensin. Mereka selanjutnya memantik korek api dekat korban. Api langsung menjilat punggung dan betis korban. Korban lari sambil berteriak meminta tolong sehingga mengundang perhatian warga sekitar. Warga berhasil memadamkan api di tubuh korban dan mengantar ke rumahnya untuk dibawa ke rumah sakit.

“Saya di dalam rumah saat kejadian. Tetangga yang melihat. Kata tetangga, anak saya sengaja disiram bensin dan dibakar. Saya kurang tahu juga kenapa anak saya disiram bensin dan dibakar tiga anak itu. Tiga-tiganya anak laki-laki, siswa SMP. Saya kenal mereka karena tinggak nggak jauh dari rumah kami,” kata ibu korban, Kamaria.


BACA JUGA:

Satu Keluarga Tewas Dibakar di Makassar karena Terlibat Utang Narkoba

Bocah SD Tewas Usai Disiram Minyak Tanah oleh Ibunya dan Terbakar


Kamaria dan warga selanjutnya membawa korban ke puskesmas. Namun, selama 30 menit korban tidak mendapatkan pelayanan. Sang ibu langsung membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara. Dari hasil pemeriksaan sementara tim dokter, korban menderita luka bakar 9 persen dan harus menjalani perawatan intensif.

Kamaria telah melaporkan peristiwa itu ke polsek setempat. Namun, dia disarankan langsung melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar. Saat ini, Kamaria masih menunggu hasil visum untuk selanjutnya membuat laporan ke Polrestabes Makassar. “Di Polsek, disuruh ke Polrestabes karena di situ ada penanganan anak,” ujarnya.


Editor : Maria Christina