Cekcok saat Sama-Sama Mabuk Miras, Mertua Tikam Menantu hingga Tewas di Jeneponto

Sulaiman Nai ยท Kamis, 07 November 2019 - 11:30 WIB
Cekcok saat Sama-Sama Mabuk Miras, Mertua Tikam Menantu hingga Tewas di Jeneponto

Plt Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Sahrul Regama Sahrul menginterogasi pria yang menganiaya menantunya hingga tewas di Mapolres Jeneponto, Sulsel, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Sulaiman Nai)

JENEPONTO, iNews.id – Seorang mertua di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), menikam menantunya hingga tewas, diduga karena mabuk minuman keras (miras) jenis ballo. Setelah menghabisi nyawa sang menantu Jufri Daeng Sewang, pelaku Karim (50), menyerahkan diri ke Mapolres Jeneponto.

Peristiwa ini terjadi di Desa Mangepong, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, pada Kamis (7/11/2019) dini hari tadi. Kematian korban akibat penganiayaan mertuanya membuat keluarga syok. Keluarga dan istri korban yang menggendong anaknya, menangis histeris meratapi kepergian Jufri Daeng Sewang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasubbag Humas Polres Jeneponto AKP Sahrul Regama mengatakan, kasus penganiayaan tersebut berawal ketika korban dan pelaku bersama-sama minum miras jenis ballo di depan rumah pelaku. Diduga karena sama-sama di bawah pengaruh miras, pelaku dan korban berselisih paham dan cekcok.

 

BACA JUGA:

Wanita Pelayan Warung Makan di Pemalang Tewas Telanjang Penuh Luka Tusuk

Motif Ibu Muda Bunuh Bayi di Palembang karena Kesal Pacarnya Tidak Bertanggung Jawab

 

Percekcokan itu akhirnya berujung penganiayaan. Pelaku menusuk menantunya dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah badik. Korban mengalami tiga luka tusuk di bagian dada hingga kritis. “Kejadian penganiayaan ini sekitar pukul 2 dini hari tadi,” ujar Sahrul di Mapolres Jeneponto.

Keluarga sempat membawa korban ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Menurut petugas medis, korban meninggal dalam perjalanan sebelum tiba di puskesmas.

Sementara pelaku, Karim, usai membunuh korban dengan sebilah badik langsung menyerahkan diri ke Mapolres Jeneponto. Pelaku mengaku kepada polisi, tidak ada persoalan antara dirinya dengan korban. “Tidak ada persoalan sakit, kami sama-sama habis minum,” ujarnya.

Sahrul menambahkan, polisi masih mendalami motif pelaku menganiaya korban hingga tewas. Pelaku hingga kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jeneponto. “Kami juga masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya.


Editor : Maria Christina