Cinta Ditolak, Pria di Makassar Sekap Gadis asal Jawa 2 Malam

Yoel Yusvin ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 12:12 WIB
Cinta Ditolak, Pria di Makassar Sekap Gadis asal Jawa 2 Malam

Petugas berupaya membongkar pintu apartemen yang digunakan untuk menyekap gadis asal Jawa di Jalan Topas Raya, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan. (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id - Seorang gadis asal Pulau Jawa menjadi korban penyekapan di salah satu apartemen di Jalan Topas Raya, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Korban disekap dan disiksa lantaran menolak cinta pelaku penyekapan.

Sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Panakukang bersama pihak keamanan Apartemen Vida View, langsung mendobrak pintu kamar di lantai 23 yang menjadi tempat penyekapan korban, Jumat (7/12/2018) pagi.

Upaya petugas mendobrak apartemen tersebut tidak mendapat perlawanan dari pelaku. Petugas pun langsung mengamankan kedua pelaku bersama korban ke kantor Polsek Panakukang untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengaku disekap oleh dua orang pelaku di apartemen tersebut selama dua hari. Selain disekap, korban juga diduga dianiaya lantaran mengalami luka di bagian kaki dan tangan akibat terkena pukulan benda tumpul.

Aksi penyekapan tersebut pertama kali terbongkar setelah korban berhasil mengontak driver ojek online. Sang driver kemudian menghubungi sekuriti setempat yang lalu meneruskan laporan tersebut ke polisi.

“Lewat ojek online itu korban minta tolong untuk dilaporkan ke sekuriti untuk melapor ke kepolisian bahwa dia disekap di apartemen tersebut. Kami pun langsung menuju ke TKP untuk mengecek kebenaran dari informasi tersebut.” kata Binmas Polsek Panakukang, Bripka Muhammad Rais, JUmat (7/12/2018).

Informasi yang dihimpun, korban berinisial S disekap dan dianiaya usai menolak cinta pelaku penyekapan. “Kalau dari pemeriksaan sementara, dulunya mereka memang pernah berpacaran. Tapi tidak tahu bagaimana kelanjutannya. Korban disekap di apartemen itu sudah dua malam,” ucap Rais.

Aparat kepolisian hingga kini masih mendalami aksi penyekapan tersebu. Sementara pelaku dan korban tengah menjalani pemeriksaan intensif di kantor polisi.


Editor : Himas Puspito Putra