Dipercaya Jaga Anak, Pria 50 Tahun Cabuli 4 Bocah di Bawah Umur

Bugma · Rabu, 06 Juni 2018 - 22:22 WIB
Dipercaya Jaga Anak, Pria 50 Tahun Cabuli 4 Bocah di Bawah Umur

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga menginterogasi tersangka pencabulan anak di Mapolres Gowa, Sulsel. (Foto: iNews/Bugma)  

GOWA, iNews.id – Seorang pria berusia 50 tahun yang dipercaya untuk menjaga anak-anak di rumah yang menampungnya di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), tega mencabuli empat anak perempuan di bawah umur. Dua di antaranya anak pemilik rumah dan dua korban lagi anak tetangga.

Modus yang dilakukan pelaku dengan berpura-pura memijat tubuh dan memandikan keempat korban saat pemilik rumah sedang di luar. Namun, ketika para korban membuka pakaian, pelaku tak hanya memijat, tapi juga memegang dada dan mencabuli anak-anak tersebut.

Perbuatan bejat tersangka Ukri akhirnya terungkap setelah para korban menceritakan kejadian yang mereka alami kepada orang tuanya. Keempat korban tersebut masing-masing berinisial AI (8); NW (9); SW (8), dan HI (12).

Para orang tua korban kemudian melaporkan kasus itu ke Polres Gowa yang selanjutnya melakukan penyelidikan. Polisi berhasil membekuk pelaku yang meninggalkan rumah majikannya sesaat setelah perbuatannya terungkap, Rabu (6/6/2018).

Kepada polisi, tersangka Ukri mengaku awalnya hanya berniat untuk memandikan dan memijat keempat anak. Namun, dia akhirnya terdorong untuk memegang alat kelamin korban dan dadanya. “Saya khilaf. Saya melakukannya karena terdorong hawa nafsu,” kata Ukri di Mapolres Gowa, Rabu (6/6/2018).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, menurut laporan orang tua korban yang menampung tersangka di rumahnya, kasus pencabulan terungkap berawal dari putrinya berusia 8 tahun yang mengeluh sakit di alat kelamin. Setelah ditanya lebih lanjut, korban akhirnya menceritakan perbuatan Ukri.

“Ternyata pelaku bernama Ukri berusia 50 tahun yang memang ditampung di rumah korban. Dia tidak hanya mencabuli satu anak, tapi ada empat orang. Dua anak pemilik rumah dan dua lagi anak tetangganya. Modusnya, awalnya memijat, kemudian memandikan sang anak, dan mencabuli anak,” kata Shinto.

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa juga sudah memeriksa para korban. Polisi kini masih mendalami dan meminta keterangan dari pelaku lantaran menduga masih ada korban lain selain keempat korban.

Guna kepentingan penyelidikan, polisi telah menyita pakaian para korban sebagai barang bukti. Sementara pelaku Ukri diancam dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.


Editor : Maria Christina