Ditolak Berhubungan Badan, Pemuda di Gowa Tikam Teman Perempuannya

Muhammad Nur Bone ยท Jumat, 02 November 2018 - 08:35 WIB
Ditolak Berhubungan Badan, Pemuda di Gowa Tikam Teman Perempuannya

Sejumlah keluarga menunggu pelaku yang mendapat penanganan medis setelah kakinya ditembak petugas Polres Gowa, Sulsel. (Foto: iNews/Muhammad Nur Bone)

MAKASSAR, iNews.id – Gara-gara ajakannya untuk berhubungan badan ditolak, seorang pemuda di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), nekat menikam teman perempuannya sembilan kali, hingga bersimbah darah. Pemuda itu juga membawa kabur tiga ponsel korban.

Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke polisi. Tim gabungan dari Timsus Polda Sulsel, Polres Gowa dan Polsek Bonto Nompo, akhirnya berhasil menangkap pelaku, Nugroho Eko, warga Kabupaten Jeneponto, beberapa hari kemudian.

Polisi terpaksa menembak kaki pelaku lantaran mencoba kabur saat akan digiring dalam pengembangan pencarian barang bukti ponsel milik teman perempuannya yang dibawa kabur. Sejumlah keluarga korban juga nyaris menghajar pelaku usai menjalani penanganan medis di rumah sakit.

Dari keterangan polisi, kejadian ini berawal dari perkenalan Eko dan korban lewat media sosial. Baru empat hari berkenalan, Mereka kemudian berjanji untuk bertemu di rumah korban di Kabupaten Gowa, pada Jumat, 26 Oktober 2018.

BACA JUGA:

Tak Terima Ditegur, Suami Aniaya Istri dengan Pecahan Piring di Brebes

Balita 3 Tahun di Palembang Lebam dan Patah Kaki Dianiaya Ayah Tiri

Pelaku kemudian berusaha merayu korban dan mengajaknya berhubungan badan. Namun, korban tetap menolak. Lantaran emosi, Eko menuju dapur rumah korban dan mengambil sebilah pisau. Dia kemudian menikam tubuh korban sebanyak sembilan kali hingga bersimbah darah.

“Pelaku memang telah menikan korban sebanyak sembilan kali pada bagian perut tangan dan kepala,” kata Kanit Tim Antibandit Polres Gowa Sulsel, Ipda Ardian Dirgantara, Jumat (2/11/2018).

Tak hanya itu, pelaku membawa kabur tiga ponsel korban. Kemudian, dia meninggalkannya dalam kondisi bersimbah darah di kamar mandi. Korban akhirnya ditolong keluarganya dan selanjutnya membuat laporan ke kepolisian setempat.

“Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar,” ujarnya.

Ardian mengatakan, saat ini pelaku Eko sudah ditahan di Polres Gowa, setelah mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Polri Bhayangkara karena peluru yang bersarang di kakinya. Pelaku akan dikenakan pasal berlapis dengan ancaman pidana kurungan di atas lima tahun penjara.


Editor : Maria Christina