Gugur Ditembak KKB, Ini Janji Sertu Anumerta Yusdin ke Orang Tua

Nasruddin ยท Sabtu, 09 Maret 2019 - 02:08 WIB
Gugur Ditembak KKB, Ini Janji Sertu Anumerta Yusdin ke Orang Tua

Jenazah Sertu Anumerta Yusdin yang gugur dalam baku tembak dengan KKB di Nduga, Papua tiba di Luwu, Sulsel. (Foto: iNews.id/Nasrudin)

LUWU, iNews.id – Suasana duka menyelimuti keluarga Sertu Anumerta Yusdin di rumah orang tuanya Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (8/3/2019).

Almarhum merupakan anggota Kopassus yang gugur dalam baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019) pagi. Sertu Anumerta Yusdin gugur bersama dua rekannya yakni, Serda Siswanto Bayu Aji asal Grobogan, Jawa Tengah.

Ibu korban, Enni tampak sangat terpukul dengan kematian anak kebanggaannya itu. Di mata keluarga, Sertu Anumerta Yusdin merupakan sosok yang sangat bertanggung jawab sejak namanya tercatat sebagai anggota Kopassus. Almarhum bahkan menjadi tulang punggung keluarga untuk membiayai sekolah ketiga adik-adiknya.

Tak hanya itu, selama hidupnya korban juga dikenal sebagai tokoh yang menjadi insprasi bagi anak-anak di desanya.

Enni mengatakan, almarhum Yusdin merupakan kebanggaan keluarga karena berhasil mengangkat derajat keluarga setelah menjadi bagian dari Kopassus yang namanya disegani di dunia. “Dia (Yusdin) pertama tugas di Ambon. Dia anaknya baik,” ucapnya.

BACA JUGA:

3 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Nduga Papua

Kapendam Cenderawasih: TNI Tidak Takut dengan Teror KKB di Nduga Papua

Meski sedih, Enni merasa bangga karena anaknya rela mempertaruhkan nyawanya demi bangsa Indonesia.
Enni mengaku sebelum diterjunkan untuk melawan KKB, anaknya sempat berjanji akan melunasi utang-uutang keluarganya.

Sementara itu, jelang kedatangan jenazah Sertu Anumerta Yusdin, satu per satu keluarga dari berbagai daerah terus berdatangan ke rumah orang tua korban. Mereka mulai bersiap-siap menyambut kedatangan jenazah.

Selain keluarga, sejumlah warga juga tampak mulai berdatangan di rumah duka untuk menyambut sekaligus menyampaikan bela sungkawa sebagai penyemangat keluarga yang ditinggalkan.


Editor : Kastolani Marzuki