Guru SD di Gowa Dikeroyok 2 Murid dan Orang Tua, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Bugma · Kamis, 05 September 2019 - 12:45 WIB
Guru SD di Gowa Dikeroyok 2 Murid dan Orang Tua, Polisi Tangkap 2 Pelaku

Polisi memeriksa dua pelaku pengeroyokan guru SD Negeri Pa’bangiang di Mapolres Gowa, Sulsel, Kamis (5/9/2019). (Foto: iNews/Bugma)

GOWA, iNews.id – Pascapengeroyokan guru SD Negeri Pa’bangiang di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), oleh dua murid bersama orang tuanya, Polres Gowa telah mengamankan dua terduga pelaku. Keduanya ditangkap setelah guru korban pengeroyokan melaporkan kekerasan yang dialaminya kepada polisi.

Hingga Kamis pagi (5/9/2019), dua pelaku pengeroyokan terhadap seorang guru SD, masing-masing berinisial N dan A, masih terus menjalani pemeriksaan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gowa. Dalam pemeriksaan tersebut, keduanya mengaku mengeroyok guru karena emosi. Pasalnya, korban Astiah yang menjadi  wali kelas tidak menghukum murid yang sebelumnya terlibat perkelahian.

“Setelah kejadian pengeroyokan tersebut, personel Polres Somba Opu telah menangkap kedua pelaku di rumahnya pada pukul 21.30. Pelaku sudah diinterogasi dan menjalani pemeriksaan,” kata Kasubbag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Kamis (5/9/2019).


BACA JUGA: 2 Murid SD di Gowa Bersama Orang Tuanya Cakar dan Pukuli Guru saat Mengajar


Selain memeriksa kedua pelaku secara mendalam, polisi juga telah memeriksa dua orang saksi, termasuk guru di sekolah untuk membantu proses penyelidikan dan penetapan tersangka. Namun, polisi masih akan memeriksa saksi lain yang mengetahui kejadian pada Rabu (4/9/2019) tersebut.

“Hingga saat ini, penyidik juga telah memeriksa dua orang saksi dan tengah mencari saksi lain,” ujar Mangatas.

Kekerasan yang dialami Astiah, wali kelas di SD Negeri Pa’bangiang, Kabupaten Gowa, terjadi setelah mendamaikan dua murid usai terlibat perkelahian saat jam istirahat. Namun, murid dan orang tuanya tidak menerima perdamaian tersebut. Mereka justru mendatangi Astiah di kelas dan langsung mengeroyoknya.

Dalam video terlihat mereka mendorong, memukul dan mencakar korban yang tengah mengajar murid-muridnya. Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki motif kekerasan terhadap guru yang dilakukan oleh dua murid dan orang tuanya.


Editor : Maria Christina