Janda dan 5 Anaknya Diusir dari Rumah karena Beda Pilihan di Pilkades Tabbaja

Nasruddin Rubak ยท Sabtu, 21 September 2019 - 08:18 WIB
Janda dan 5 Anaknya Diusir dari Rumah karena Beda Pilihan di Pilkades Tabbaja

Nursiah dibantu warga mengemasi barang-barangnya setelah diusir oleh pemilik rumah yang ditempatinya selama ini karena beda pilihan saat Pilkades Tabbaja, Kabupaten Luwu, Sulsel, Jumat (21/9/2019). (Foto: iNews/Nasruddin Rubak)

LUWU, iNews.idPemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (18/9/2019) lalu, meninggalkan kisah pilu bagi sebuah keluarga di Desa Tabbaja, Kecamatan Kamanre. Janda lima anak bersama lima anaknya diusir dari sebuah rumah di kebun lantaran beda pilihan di pilkades.


BACA JUGA: Bunuh Orang Gara-Gara Beda Pilihan Capres, Idris Divonis Seumur Hidup


Selama ini, janda bernama Nursiah tersebut tinggal di sebuah rumah kebun milik keluarga salah satu calon kepala desa yang bertarung di Pilkaes Tabbaja lalu. Namun, gara-gara tidak memilih calon kepala desa yang merupakan keluarga pemilik rumah, Nursiah dan lima anaknya diusir.

Menurut Nursiah, pemilik rumah menganggapnya tidak tahu berterima kasih karena justru memilih calon kepala desa lain. Dia dan anak-anaknya diminta segera angkat kaki dari rumah kebun tersebut.

“Saya dan anak-anak saya diusir karena beda pilihan pilkades kemarin. Saya tidak memilih calon kepala desa yang juga keluarga pemilik rumah. Setelah itu, saya disuruh keluar dari rumah,” kata Nursiah saat ditemui Jumat (20/9/2019).

BACA JUGA:

Makam Warga di Ogan Komering Ilir Dibongkar Gara-gara Beda Pilihan Calon Kades

Beda Pilihan Caleg, Tuan Tanah Gusur Makam Kakek dan Cucu di Gorontalo

Melihat kondisi Nursiah yang kebingungan saat mulai mengemas barang-barang miliknya, sejumlah warga Desa Tabbaja pun berdatangan untuk memberi bantuan. Selain bantuan tenaga, warga juga memberikan bantuan mobil bak terbuka untuk mengangkut barang-barangnya.

Nursiah juga kebingungan mencari tempat tinggal setelah diusir dari rumah yang selama ini ditempatinya. Beruntung salah seorang warga desa yang iba bersedia memberikan tumpangan kepada Nursiah bersama lima anaknya.

Warga membantu mengangkut barang-barang janda lima anak, Nursiah, yang diusir dari rumahnya karena beda pilihan saat Pilkades Tabbaja, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/9/2019). (Foto: iNews/Nasruddin Rubak)

Warga setempat menyayangkan sikap pemilik rumah yang tega mengusir janda dan lima anaknya tersebut, hanya karena berbeda pilihan saat pilkades lalu. Hingga Sabtu (21/9/2019), Nursiah dan lima anaknya masih harus menumpang di rumah warga desa setempat.

“Nursiah dan anak-anaknya masih harus menumpang di rumah salah satu warga desa di sini,” kata warga Desa Tabbaja.

Untuk diketahui, pilkades di Desa Tabbaja, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulsel, beberapa hari lalu, diikuti oleh dua kandidat, yakni Surianto dan Anwar.


Editor : Maria Christina