Jelang Valentine, Pemkot Makassar Awasi Penjualan Kondom untuk Anak

Antara ยท Senin, 11 Februari 2019 - 16:13 WIB
Jelang Valentine, Pemkot Makassar Awasi Penjualan Kondom untuk Anak

Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto. (Foto: iNews).

MAKASSAR, iNews.id - Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto, menginstruksikan jajarannya memantau penjualan kondom bagi anak di bawah umur. Ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya perilaku menyimpang saat perayaan hari Valentine pada 14 Februari 2019.

"Kita terus melakukan pengawasan saat perayaan Valentine termasuk peredaran serta penjualan kondom bagi anak dibawah umur," kata dia kepada wartawan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (11/2/2019).

Menurut dia, hari valentine merupakan budaya barat yang seharusnya tidak dicontoh anak muda, khususnya di Kota Makassar. Apalagi jika merayakan hari kasih sayang dengan cara-cara yang diduga melanggar norma agama, adat istiadat dan budaya lokal di masyarakat.

BACA JUGA: Satpol PP Jaring 108 Orang di Hari Valentine, 17 Positif Narkoba

Untuk memberikan kasih sayang kepada orang yang dicintai, kata dia, tak perlu menunggu hari valentine. Jika pada 14 Februari nanti, tetap ada yang merayakan hari valentine, dia berharap, dilakukan dengan cara-cara yang baik dengan tetap menganut pada kesopanan.

Kemudian, pengawasan juga dilakukan di sejumlah tempat penginapan seperti hotel dan wisma-wisma dengan rutin melaksanakan ispeksi mendadak (sidak).

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian untuk meninimalisasi peredaran narkoba di kalangan remaja, apalagi saat perayaan Valentine," ujar dia.

BACA JUGA: Rayakan Valentine di Kamar Hotel, 4 Pasangan Mesum Terjaring Razia

Hal itu disebabkan banyaknya kasus penyalahgunaan serta peredaran narkoba di hotel-hotel maupun wisma. Dengan menyewa satu tempat yang dianggap privasi itu, para pengedar dan pengguna bertemu menikmati barang haram tersebut.

"Saya pikir sidak yang kita lakukan untuk membantu pihak kepolisian baik itu di hotel maupun wisma termasuk Tempat Hiburan Malam atau THM," katanya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal