Keji, Wanita Difabel Disekap dan Diperkosa Pecandu Narkoba di Makassar

Andi Deri Sunggu ยท Selasa, 27 November 2018 - 18:06 WIB
Keji, Wanita Difabel Disekap dan Diperkosa Pecandu Narkoba di Makassar

Korban penyekapan yang trauma dan terguncang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sulsel. (Foto: iNews/Andi Deri Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id – Sungguh keji perbuatan NS (27) warga Jalan Pelita Raya Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia menyekap seorang wanita penyandang disabilitas berinisial NT (27) selama satu bulan lebih di dalam rumahnya.

Lebih mirisnya lagi, selama masa penyekapan itu pelaku kerap melakukan aksi keji dan berbuat tak senonoh kepada korban yang merupakan seorang tuna rungu. Selain memerkosa korban, pelaku yang seorang pencandu narkoba juga menjualnya ke sejumah lelaki hidung belang. Uang yang didapatinya dari hasil menjual korban dipergunakan untuk membeli narkoba. Tak sampai di situ, pelaku juga ditengarai mencekoki korban memakai barang harang tersebut.

Kasus ini terbongkar usai serangkaian penyelidikan dari laporan masyarakat atas dugaan adanya penculikan dan penyekapan yang diterima pada Rabu (21/11/2018). Hingga akhirnya orang tua korban didampingi polisi melakukan pengerebekkan di rumah pelaku, Minggu (25/11/2018).

Tersangka NS

Mereka mendapati korban dalam kondisi tak berdaya dengan luka bekas aniaya di kening dan paha serta langsung mengevakuasinya. Kondisi psikisnya juga tampak terguncang. Sementara pelaku langsung diamankan untuk proses penyelidikan.

“Saat ini sudah tiga saksi yang kami minta keterangan. Pemeriksaan terus begulir,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, Selasa (27/11/2018).


BACA JUGA:

Dua Pemuda di Medan Ditangkap Karena Cabuli Anak di Bawah Umur

Ayah Tiri Cabuli Anak hingga Melahirkan, Bayi Dibunuh lalu Dibuang


Dia menjelaskan proses penyelidikan masih dilakukan terhadap pelaku NS oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar. Sementara korban menjadi perawatan intensif dan pemulihan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sulsel.

“Saat penangkapan kami ikut amankan barang bukti alat hisap sabu. Hasil cek urine, pelaku positif amphetamine (Sabu) ujarnya.

Diketahui selama penyekapan, korban yang seorang difabel ini tak hanya kerap diperkosa pelaku, namun juga dianiaya. Selain itu, korban NT juga dijual seharga Rp400.000 hingga Rp800.000 ke sejumlah rekan-rekan pelaku. Uang itu lantas dipergunakan pelaku untuk membeli narkoba dan mencekoki korban untuk dipaksa ikut mengisap sabu.

Pelaku NS kini menjalani penahanan di Reskrim Polrestabes Makassar. Dia diancam Pasal 333 dan 359 KUHP tentang Penyekapan dan Penganiayaan dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.


Editor : Donald Karouw