Kepala Sekolah: Perusahaan Menara BTS Klaim Siap Tanggung Jawab

Wahyu Ruslan ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 14:30 WIB
Kepala Sekolah: Perusahaan Menara BTS Klaim Siap Tanggung Jawab

Tower roboh di SDN 240 Baddo-Baddo Maros masih belum dievakuasi. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan).

MAROS, iNews.id - Perusahaan pemilik menara Base Transceiver Station (BTS) yang roboh di halaman SDN 240 Baddo-Baddo Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah mendatangi pihak sekolah. Mereka mengaku siap bertanggung jawab atas insiden yang menyebabkan korban luka-luka tersebut.

Kepala Sekolah SDN 240 Baddo-Baddo, Nurmiati mengatakan, pihak perusahaan sudah mendatangi sekolah pada Selasa (14/8/2019) malam.

"Mereka mengaku dari perusahaan menara BTS yang roboh itu," kata Nurmiati kepada iNews di Desa Baji Mangai, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel, Rabu (14/8/2019).

BACA JUGA: Menara BTS Roboh, Aktivitas di SDN 240 Baddo-Baddo Maros Diliburkan

Menurut dia, saat menemui perwakilan perusahaan tersebut pihak sekolah meminta agar mereka dapat bertanggung jawab, khususnya soal kesehatan anak-anak. Ketika itu mereka mengaku siap menanggung biaya rumah sakit hingga kerusakan sekolah.

Sementara ini, kata dia, aktivitas belajar mengajar di SDN 240 Baddo-Baddo dihentikan sementara waktu. Tujuannya untuk menghilangkan rasa trauma para murid dan guru pascainsiden robohnya menara.

"Karena kondisi di sini masih harus steril terlebih dahulu. Khawatir masih ada bahaya, jadi siswa yang datang akan kami pulangkan," ujar dia.

Sedangkan, Manajemen XL Axiata mengklaim menara Base Transceiver Station (BTS) yang menimpa rumah warga di sekitar SD 240 Baddo-Baddo Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) bukanlah milik XL Axiata.

BACA JUGA: Menara BTS Roboh di Maros, XL Axiata: Tower Itu Bukan Milik Kami

Hal ini disampaikan GM Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih. Menurut dia, tower tersebut milik perusahaan penyewaan menara telekomunikasi.

"Itu bukan milik milik XL Axiata," kata dia.

Pihak XL Axiata, kata dia, hanya sebagai penyewa saja. Karena itu, terkait pembangunan dan pemeliharaan, juga kelayakan menara BTS bukan menjadi tanggung jawabnya.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal