Kronologi Ayah Mabuk Gergaji Tangan Anaknya di Makassar

Sindonews ยท Jumat, 25 Oktober 2019 - 23:12 WIB
Kronologi Ayah Mabuk Gergaji Tangan Anaknya di Makassar

Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)

MAKASSAR, iNews.id – Kasus ayah menggergaji tangan anaknya di Makassar, Sulawesi Selatan, menggemparkan publik. Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai tukang kayu melakukan tindakan penganiayaan tersebut dalam kondisi mabuk.

Informasi yang dirangkum, peristiwa ini terjadi di rumah pelaku dan korban, Jalan Veteran Utara Lorong 41, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selasan (Sulsel), Kamis (24/10/2019). Pelaku yakni Sapri (48) dan korban anaknya berinisial Ys (18).

Kapolsek Makassar Kompol Kodrat Muhammad Hartanto mengungkapkan, kronologi aksi penganiayaan bermula saat Sapri pulang ke rumah dalam kondisi mabuk usai pesta miras. Setiba di rumah, pelaku ditegur korban hingga membuat keduanya bertengkar.

Ayahnya itu baru pulang habis minum (miras). Anaknya bertanya dan disitulah cekcok,” ujar Kapolsek, Jumat (25/10/2019).

BACA JUGA: Ayah Gergaji Tangan Anak di Makassar Gara-gara Ditegur saat Mabuk Miras

Dia menjelaskan, pelaku kemudian mengambil gergaji yang biasa dipergunakan saat bekerja. Dia gelap mata dan mengayunkannya gergaji hingga mengenai tangan korban.

"Tapi tidak sampai putus (tangannya)," katanya.

Mendapat informasi, anggota Polsek Makassar langsung mengamankan pelaku dan menyita barang bukti. Belum jelas hal yang menyebabkan ayah dan anak ini terlibat cekcok. Sebab keterangan pelaku yang masih ada pengaruh alkohol berubah-ubah.

Sementara usai diamankan, korban dan keluarganya datang untuk menjemput pelaku. Mereka juga tak ingin laporan polisi dan memperpanjang masalah. Tanpa laporan, kasusnya tidak diperpanjang.

"Intinya ini pertikaian murni antara ayah dan anak. Mereka tidak ingin diproses hukum. Jadi kami ambil keterangan lisan saja,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw