Kunjungi Anak Korban Gempa, Nurdin Abdullah Beri Bantuan Rp1 Miliar

Himas Puspito Putra ยท Kamis, 04 Oktober 2018 - 13:36 WIB
Kunjungi Anak Korban Gempa, Nurdin Abdullah Beri Bantuan Rp1 Miliar

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah saat mengunjungi anak-anak korban gempa dan tsunami Donggala, Palu, dan Sigi di Akar Panrita Mamminasata Elementary School di Makassar, Kamis (4/10/2018). (Foto: Humas Pemprov Sulsel)

MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah mengunjungi anak-anak korban gempa dan tsunami Donggala, Palu, dan Sigi di Akar Panrita Mamminasata Elementary School (Sekolah Dasar) di Jalan Raya Baruga, Antang, Makassar, Kamis (4/10/2018). Dalam kesempatan itu, Nurdin menyerahkan koper berisi Rp1 miliar sebagai bantuan kepada anak-anak korban gempa tersebut.

Setibanya di lokasi, Nurdin menyempatkan diri bermain-main bersama anak-anak korban gempa untuk sedikit menghibur dan mengurangi trauma mereka pascagempa yang terjadi. Terdapat 84 anak dan 34 orang tua yang ditampung di sana.

Saat dievakuasi ke Makassar, sebagian anak terpisah dari orang tuanya. Namun syukurnya, saat ini sebagian besar sudah mengetahui kabar orang tua mereka. "Assalamualaikum anak-anakku, perkenalkan saya Nurdin Abdullah, gubernur di sini, Gubernur Sulawesi Selatan," kata Nurdin kepada mereka.

BACA JUGA: 

Pemprov Sulsel Siapkan 12 Rumah Sakit untuk Pengungsi Gempa Sulteng

Menteri Pertanian Lepas 500 Truk Logistik Bagi Korban Gempa Palu


Dia pun menyampaikan rasa dukanya dan memberikan motivasi agar para korban tegar dan kuat menghadapi musibah itu. Termasuk untuk menjaga harapan akan bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga mereka.

Nurdin kemudian menyerahkan bantuan tunai dalam sebuah koper berisi Rp1 miliar rupiah. Dia pun meminta agar anak-anak korban gempa dan tsunami dibuatkan buku tabungan. "Ini ada bantuan Rp1 miliar, untuk seluruh anak dapat Rp10 juta tabungan," katanya.

Uang tersebut diperuntukkan bagi anak-anak sebesar Rp840 juta dan sisanya dibagikan kepada orang tua yang turut mengungsi di tempat itu. "Jangan bersedih. Mudah-mudahan ada yang terbaik untuk kita. Yang belum ketemu, kami doakan orang tuanya masih ada dan hidup. Dan bapak ibu semoga kita bisa bersabar dan hal ini akan kita lalui," ucapnya.

Sementara itu, koordinator pengungsi, Yanti menyampaikan, sebagian dari mereka belum bertemu orang tuanya. "Belum bertemu orang tuanya, tetapi ternyata mereka punya tante dan keluarga di sini. Untuk membuat mereka bahagia, kami terus ajak bermain," sebutnya.


Editor : Himas Puspito Putra