Logistik untuk Korban Gempa Dijarah di Pasangkayu, Ini Kata Polisi

Antara ยท Senin, 01 Oktober 2018 - 13:58 WIB
Logistik untuk Korban Gempa Dijarah di Pasangkayu, Ini Kata Polisi

Potongan video penjarahan yang dilakukan oleh sekelompok warga di Pasangkayu, Sulawesi Barat, terhadap bantuan logistik bagi korban gempa di Palu dan Donggala. (Foto: Istimewa)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

MAKASSAR, iNews.id - Bahan makanan atau logistik untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang dikirim melalui jalur darat dijarah warga di daerah Pasangkayu, Sulawesi Barat. Warga berdalih ikut merasakan dampak gempa dan berhak mendapatkan bantuan.

Sejumlah video dan gambar yang tersebar di aplikasi Whatsapp dan media sosial memperlihatkan penjarahan yang dilakukan sejumlah warga di daerah Pasangkayu, Sulawesi Barat. Warga bahkan tak segan-segan menjarah kendati sudah dihalau dan diberi pengertian oleh petugas yang mengantarkan bantuan tersebut.

Dalam salah satu video berdurasi empat menit terlihat, bantuan logistik dari perusahaan BUMN seperti PT Telkom dijarah warga. Beberapa pengantar logistik sempat berusaha menghentikan aksi tersebut namun warga tetap saja mengambil barang-barang di dalam mobil itu.

Warga yang menjarah bahan makanan dan lainnya itu mengaku jika mereka di Pasangkayu juga butuh bahan makanan tersebut karena terdampak gempa 7,4 skala richter.

Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dicky Sondani mengaku sudah melihat video viral itu. Dia mengatakan, setiap pengiriman logistik melalui jalur darat hendaknya berkoordinasi dengan kepolisian.

"Sudah ada atensi dari pimpinan mengenai penjarahan logistik di daerah Pasangkayu. Umumnya bantuan itu berasal dari Makassar tapi dihadang di daerah perbatasan antara Sulbar dan Sulteng," ujarnya di Makassar, Senin (1/10/2018).

Dicky menyatakan, Polri dan TNI yang mengetahui adanya penjarahan itu kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait. Dia mengimbau kepada instansi, lembaga atau perseorangan yang akan mengirimkan bantuannya agar meminta bantuan pengawalan terhadap polisi.

Menurut dia, pihaknya akan menyiapkan personel bersenjata lengkap untuk mengawal pengiriman bahan logistik tersebut sejak mulai berangkat dari Makassar hingga sampai di lokasi tujuan.

"Kami tetap pakai jalur koordinasi. Sesampainya di Sulbar kami koordinasi lagi dengan anggota di sana agar logistik yang akan dikirimkan bisa sampai di tujuan," katanya.

Sebelumnya, berbagai video dan gambar logistik yang dijarah warga di daerah Pasangkayu, Sulbar ramai di beberapa grup-grup media sosial seperti WhatsApp serta facebook.


Editor : Himas Puspito Putra