Mabuk di Pesta Pernikahan, Sesama Teman di Makassar Duel hingga Salah Satu Tewas

Andi Deri Sunggu ยท Minggu, 03 November 2019 - 14:50 WIB
Mabuk di Pesta Pernikahan, Sesama Teman di Makassar Duel hingga Salah Satu Tewas

Keluarga yang berduka saat mengafani jenazah almarhum di Makassar, Sulsel. (Foto: iNews/Andi Deru Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id – Minuman keras (miras) menjadi pemicu perkelahian sesama teman hingga seorang di antaranya tewas di Jalan Sukamaju V, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini terjadi saat acara pesta pernikahan warga setempat yang berlangsung hingga Minggu (3/11/2019) dini hari.

Korban tewas yakni Saharuddin (29), pria yang telah berkeluarga dan memiliki dua orang anak. Sementara pelaku berinisial J, saat ini sudah diamankan Polrestabes Makassar untuk kepentingan penyelidikan.

Kakak korban Sakina Yatumaeda menceritakan, peristiwa ini terjadi saat pelaku sudah mabuk dan mengamuk. Ketika itu terjadi keributan, korban berniat membantu dan melerai perkelahian. Setelahnya, dia datang ke depan rumah pelaku untuk meminta maaf dan tidak membawa apa-apa (senjata tajam), namun justru dipukul dan ditikam hingga tewas.

BACA JUGA: Kantongi Identitas Pelaku, Polisi Buru Pembunuh 2 Agen Sapi di Lampung Tengah

“Temannya itu sudah teler akibat mabuk dan mengamuk. Banyak saksi yang lihat namun tak ada yang mau memberi keterangan. Adik saya sudah terkapar semua orang malah pergi, tidak ada yang mau menolong. Hanya saudara sepupu yang tolong adik saya,” ujar Sakina, Minggu (3/11/2019).

Keluarga korban tidak terima atas kejadian tersebut. Mereka menuntut agar pelaku dihukum berat, setimpal dengan perbuatannya.

“Mereka ini (pelaku dan korban) berteman sudah seperti saudara. Saya tak sangka dia bisa tikam adik saya,” katanya.

Menurutnya di mata keluarga, korban merupakan orang baik dan tak memiliki musuh. Selama ini juga bersosialisasi dengan masyarakat setempat dan telah berkeluarga.

Sementara pelaku  telah diamankan untuk menghindari amukan warga. Dia dijerat Pasal 338 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman pidana kurungan penjara di atas 15 tahun.


Editor : Donald Karouw