Masih Ada Penolakan, 37.037 Anak di Makassar Belum Dapat Vaksin MR

Sindonews ยท Selasa, 18 Desember 2018 - 08:41 WIB
Masih Ada Penolakan, 37.037 Anak di Makassar Belum Dapat Vaksin MR

Ilustrasi pemberian vaksin MR. (Foto: Dok. Sindonews)

MAKASSAR, iNews.id - Sebanyak 37.037 anak usia sembilan bulan hingga 15 tahun di Makassar belum mendapatkan imunisasi measles rubella (MR). Ini berarti, capaian imunisasi MR di Kota Makassar baru mencapai 89,73 persen dari keseluruhan target.

Target imunisasi MR di Makassar yakni sebanyak 360.741 anak. Itu terdiri dari 167.060 anak yang masih sekolah, 182.947 anak usia 9 bulan sampai 7 tahun, dan 10.734 anak yang putus sekolah/tidak sekolah.

Namun, berdasarkan Pusat Data dan Informasi (pusdatin) Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, hingga 15 Desember 2018 lalu, realisasinya baru mencapai 323.704 anak, atau 89,73% .

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Makassar, Hadarati Razak mengatakan, sebagian besar anak yang belum mendapatkan vaksin MR adalah mereka yang berstatus masih sekolah.

"Itu lebih banyak sekolah, kalau yang posyandu sudah aman. Yang di sekolah ini banyak karena masih ada sekolah muhammadiyah yang belum selesai, tapi kita mau turun lagi," kata Hadarati, Selasa (18/12/2018).

Menurut Hadarati, hingga saat ini masih ada sekolah yang menolak vaksin MR dikarenakan persoalan label halal haram yang sempat bergulir. Olehnya itu, dia akan kembali melakukan sosialisasi di seluruh sekolah yang belum mendapatkan imunisasi.

Dia berharap agar target nasional 95% bisa tercapai paling lambat 19 Desember nanti. Meski, kata Hadarati, imunisasi ini masih akan dilakukan hingga 31 Desember mendatang.

"Upayanya kembali kami melakukan sosialisasi dan memanggil orang tua murid. Jadi upaya itu terus kami lakukan. Kami tidak berhenti karena harus dicapai ini. Jika tidak dicapai maka usaha kami sia-sia semua," ujarnya.

Apalagi, kata Hadarati, tahun ini ada 24 kasus MR di Makassar yang sementara mendapatkan perawatan seumur hidup.


Editor : Himas Puspito Putra