Menag Larang Cadar dan Celana Cingkrang, Umat Islam di Makassar Gelar Aksi Protes

Andi Deri Sunggu ยท Jumat, 01 November 2019 - 21:53 WIB
Menag Larang Cadar dan Celana Cingkrang, Umat Islam di Makassar Gelar Aksi Protes

Umat Islam di Kota Makassar, Sulsel berunjuk rasa menolak rencana Menag Fachrul Razi melarang cadar dan celana cingkrang. (Foto: iNews/Andi Deri Senggu)

MAKASSAR, iNews.id – Rencana Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi melarang penggunaan cadar dan celana cingkrang menua protes sebagian umat Islam di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (1/11/2019).

Mereka turun ke jalan menolak rencana menag yang dinilai kontroversial dan melanggar UUD 1945 tentang kebebasan untuk menjalankan agama dan keyakinannya.

BACA JUGA: Menag Fachrul Razi: Cadar Bukan Ukuran Ketakwaan Orang

Aksi yang digelar di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Jalan Jenderal Soedirman, Kota Makassar ini diikuti ratusan orang.

Selain berorasi, massa juga membentangkan sejumlah spanduk. Mereka memprotes pernyataan Menag Fachrul Razi yang menghubungkan penggunaan cadar dan celana cingkrang dengan radikalisme.

Koordinator aksi, Nazaruddin Ligealo mengatakan, cara berpakaian seseorang tidak bisa dijadikan dasar untuk menyebut radikal dan pemakaian cadar atau celana cingkrang oleh sebagian umat Islam adalah bentuk keyakinan beribadah.

BACA JUGA: Balita di Makassar yang 2 Hari Peluk Jasad Sang Ibu Hanya Tinggal Berdua di Kamar Kontrakan

“Pernyataan Menag Fachrul Razi soal larangnan penggunaan cadar dan celana cingkrang ini sangat disayangkan. Sebab, dari empat imam mazhab juga tidak semuanya mewajibkan wanita muslim untuk menggunakan cadar,” katanya.

Dia juga berharap penggunaan pakaian hendaknya tidak diatur oleh pemerintah, karena dalam UUD disebutkan setiap warga negara diberi kebebasan untuk menjalankan agama dan keyakinannya.

BACA JUGA: Menag Kaji Larangan Cadar, Gus Yaqut: Mending Urusi Radikalisme Dulu

“Kami khawatir pernyataan (menag) tersebut memicu jurang pemisah dan konflik di tengah masyarakat,” ucapnya.

Peserta aksi, Ali Wardana berharap Menag Fachrul Razi mengeluarkan pernyataan yang menghadirkan rasa nyaman, damai dan harmonis sesuai dengan upaya pemerintah yang getol membangun keharmonisan di tengah masyarakat.


Editor : Kastolani Marzuki