Nurdin Abdullah Larang Tamu Bawa Sumbangan pada Pernikahan Putranya

Mustofa Layong, Sindonews ยท Rabu, 09 Januari 2019 - 19:03 WIB
Nurdin Abdullah Larang Tamu Bawa Sumbangan pada Pernikahan Putranya

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, saat prosesi Mappasili pernikahan putranya di rumah jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (9/1/2019). (Foto: Sindonews/Mustafa Layong)

MAKASSAR, iNews.id - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah akan menghelat prosesi pernikahan putra bungsunya Fathul Fauzi Nurdin, 12 Januari 2019, mendatang. Dalam kesempatan itu, Nurdin melarang semua tamu dan kolega membawa seserahan atau parsel selama prosesi pernikahan putra bungsunya itu.

Nurdin mengatakan, dirinya tidak membolehkan ada sumbangan atau amplop berisi uang dalam proses pernikahan putranya. Bahkan, dia juga melarang aparat sipil negara (ASN) menggunakan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membiayai perayaan sakral tersebut.

"Sekarang ini kan tidak ada satupun rupiah APBD, terus kami satu pun tidak meminta kepada semua untuk membawa sesuatu saat pernikahan berlangsung. Tidak ada, tidak ada celengan," kata Nurdin ditemui di sela-sela prosesi Mappasili di rumah jabatannya, Rabu (9/1/2019).

Dia mengatakan, jikalau ada kolega yang membawa seserahan atau parsel, dia akan melaporkannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kalaupun ada, akan kami laporkan (ke KPK)," ujarnya.

Keluarga Nurdin Abdullah dan Liestiaty F Nurdin tidak melaksanakan resepsi pernikahan untuk Fathul di Makassar. Keluarga Gubernur hanya menggelar prosesi adat seperti ma'gentung, mappasili, dan mappacci.

Sedangkan untuk acara akad nikah dan resepsi akan dilaksanakan di Jakarta, 12 Januari mendatang oleh pihak mempelai perempuan.

"Alhamdulillah, Jadi sebenarnya kami tidak ada pesta jadi hanya ikut adat. Ada prosesi mappasili, tadikan itu dibersihin dari segala dosa dari baik pada orang tua maupun kepada semua kolega-kolega," kata Nurdin.


Editor : Himas Puspito Putra