Pasutri Korban Gempa dan Tsunami Palu Dimakamkan di Palopo

Nasruddin Rubak ยท Selasa, 02 Oktober 2018 - 21:32 WIB
Pasutri Korban Gempa dan Tsunami Palu Dimakamkan di Palopo

Jenazah pasutri korban gempa dan tsunami di Palu tiba di rumah duka di Palopo, Sulsel. (Foto: iNews.id/Nasruddin Rubak)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

PALOPO, iNews.id - Suasana duka menyelimuti rumah keluarga Suprianto dan Megawati di Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Tengah, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (2/110/2018) sore.

Kedatangan jenazah Suprianto dan Megawati ini disambut isak tangis keluarga, bahkan salah seoranga dik korban pingsan begitu melihat peti jenazah kakaknya.

Pasangan suami istri (pasutri) itu merupakan salah satu dari ratusan korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). Tak hanya Suprianto dan Megawati, tiga anaknya yang masih kecil juga hingga kini belum diketahui nasibnya.

Ketiga bocah tersebut, yakni Reski (9), Putri (6), serta Hidayat (4). Diperoleh informasi, Putri berhasil diselamatkan dan berada di tenda pengungsian di wilayah pegunungan di Palu, namun pihak keluarga belum juga menemukannya. Kedua jenazah korban gempa dan tsunami di Palu itu kemudian dimakamkan di Purangi, Kelurahan Sampoddo.

BACA JUGA: Selasa Siang, Korban Meninggal Gempa di Sulteng Capai 1.234 Orang

Menurut keluarga korban, Busrah, saat terjadi gempa dan tsunami di Palu, korban bersama istri dan ketiga anaknya sedang mengikuti pameran festival yang diselenggarakan Pemkot Palu. “Ada keluarga di sana yang ngasih tahu kalau mereka ini sedang lihat festival pas gempa dan tsunami. Begitu dapat kabar mereka meninggal, kami dari pihak keluarga menjemput ke sana (Palu),” kata Busrah.

Dia menuturkan, Suprianto bersama istrinya sudah 20 tahun merantau di Palu. Mereka bekerja sebagai pedagang kain di sekitar pusat Kota Palu.

 


Editor : Kastolani Marzuki