Peduli Kemanusiaan, Makassar F8 Donasikan Bantuan untuk Korban Gempa

Diaz Abraham ยท Senin, 15 Oktober 2018 - 17:10 WIB
Peduli Kemanusiaan, Makassar F8 Donasikan Bantuan untuk Korban Gempa

Ajang Makassar International Eight Festival and Forum 2018 atau F8 resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018) malam. (Foto: Koran Sindo/Maman Sukirman).

MAKASSAR, iNew.id – Makassar International Eight Festival and Forum 2018 (F8) resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018) malam. Selama empat hari penyelenggaraan, 10-14 Oktober 2018, event berkelas dunia ini menjadi magnet kunjungan pariwisata.

Menurut Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, jumlah pengunjung F8 tahun ini melebihi target sebanyak 1,5 juta pengunjung. Hingga akhir penyelenggaraan, tercatat 1.971.622 orang yang datang di acara ini.

”Makassar F8 kali ini memiliki tren positif, makin memikat daya tarik masyarakat Makassar, Sulsel dan Indonesia pada umumnya. Tahun 2017 lalu jumlah pengunjung mencapai 1.286.598 orang,” kata Danny Pomanto di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (14/10/2018) malam.

Selain menjadi daya tarik wisata, F8 juga menunjukkan kepedulian kepada korban gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi, serta Donggala, Sulawesi Tengah. Selama empat hari event berjalan, aksi penggalangan dana yang digelar berhasil mengumpulkan bantuan Rp1,4 miliar atau tepatnya Rp1.450.000.000.

Danny berterima kasih atas kepedulian seluruh pihak untuk turut membantu meringankan beban para warga korban gempa. Sejak pembukaan, F8 telah menunjukkan empati dan simpatinya untuk para korban.

Danny menuturkan, 60 anak korban gempa dan tsunami yang mengungsi di Makassar kini hadir di barisan penonton. Mereka ikut menyaksikan gemerlap panggung F8. ”Duka bukan alasan untuk terpuruk usai bencana. Warga Palu, Sigi dan Donggala harus bangkit,” kata Danny, Rabu (10/10/2018).

Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan F8. Secara khusus Nurdin juga berterima kasih kepada Pemkot Makassar yang menyediakan posko pengungsian dan dapur umum bagi korban gempa Sulteng.

Nurdin juga memuji masyarakat Makassar yang dengan inisiatifnya memberikan makanan kepada pengungsi. "Meskipun sudah disiapkan dapur umum di Asrama Haji (Sudiang, Makassar), namun setiap hari masyarakat datang berbondong-bondong membawa makanan siap saji untuk pengungsi," kata Nurdin.

Pemberian bantuan bagi korban tak hanya dilakukan oleh masyarakat di Indonesia, persatuan penulis Malaysia yang hadir pada acara F8 juga memberikan donasi untuk korban pada Kamis (11/10/2018) senilai Rp38 juta.

Dengan berbagai bantuan tersebut diharapkan masyarakat di Palu dan Donggala dapat kembali menjalani aktivitas kehidupannya seperti sedia kala. Danny Pomanto menegaskan, kepedulian kepada sesama sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini.

“Kita harus selamatkan masa depan kemanusiaan yang masih bertahan. Banyak anak-anak kita yang kehilangan orang tua mereka, suami yang kehilangan istri, istri yang kehilangan suami yang kesemuanya itu butuh kepedulian kita bersama,” ujarnya.

 


Editor : Zen Teguh