Pemprov Sulsel Panggil Ormas Razia Buku di Makassar

Aditya Pratama · Senin, 05 Agustus 2019 - 17:56 WIB
Pemprov Sulsel Panggil Ormas Razia Buku di Makassar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) segera memanggil ormas Brigade Muslim Indonesia (BMI) yang merazia buku-buku diduga beraliran kiri di Kota Makassar. Aksi mereka ini dinilai telah meresahkan sejumlah pihak lantaran bertindak semena-mena.

"Kita sekarang lagi mau panggil ormasnya itu, BMI. Kita mau sampaikan, itu kan ada aturan, tidak bisa semena-mena seperti itu," ujar Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, kepada wartawan di Kantor DPP PDI Perjuangan Jakarta, Senin (5/8/2019).

Informasi yang dihimpun aksi kelompok tersebut dilakukan pada Sabtu (3/8/2019). Nantinya, ormas BMI juga akan diberitahukan aturan ormas agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang di luar batas kewenangan ormas.

BACA JUGA: Nongkrong di Jam Kerja, Puluhan ASN di Pekanbaru Terjaring Razia

Sebelumnya, dalam sebuah video berdurasi 38 detik, ada empat orang pemuda yang mengaku tengah mencari buku yang menurut mereka dilarang oleh pemerintah. Buku-buku itu, setelah dirazia selanjutnya akan dikembalikan ke penerbit.

"Sedang mencari buku berpaham radikal yang sebenarnya telah dilarang pemerintah. Kami menganggap, buku ini adalah penyebaran dari paham tersebut," ujar dia.

Dia mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan Gramedia untuk mengembalikan buku-buku ini ke percetakannya. Aksi ini sebagai bentuk komitmen, Kota Makassar harus bebas dari paham-paham menyimpang, di antaranya Marxsisme.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal