Pengemudi Ojol di Makassar Bunuh Pengendara karena Senggolan di Jalan

Andi Deri Sunggu ยท Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:46 WIB
Pengemudi Ojol di Makassar Bunuh Pengendara karena Senggolan di Jalan

Kasat Reskrim Polresta Makassar Kompol Wirdhanto dan tersangka TH saat pemaparan kasus penusukan hingga menewaskan satu korban di Makassar, Sulsel, Jumat (19/10/2018). (Foto: iNews/Andi Deri Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id – Seorang pengendara ojek online (ojol) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menusuk pengendara lain dengan gunting hingga tewas hanya karena bersenggolan di jalan. Tersangka akhirnya ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri ke Tarakan, Kalimantan Utara.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Makassar Kompol Wirdhanto mengungkapkan, polisi awalnya belum mengetahui identitas tersangka. Namun, dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian dan beberapa daerah, polisi mengetahui identitas tersangka, yakni TH (25), warga Kecamatan Makassar. Sementara korban bernama Irianto (50, juga warga Kecamatan Makassar.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan penusukan kepada korban karena kecelakaan atau benturan kendaraan bermotor di antara keduanya di jalan,” kata Kompol Wirdhanto di Mapolresta Makassar, Jumat (19/10/2018).

BACA JUGA: 

Tusuk Warga dan Rusak Toko, 3 Suporter Persis Solo Ditangkap Polisi

Janda Cantik Karyawati Bank di Bandung Tewas Penuh Luka Tusuk di Rumah

Wirdhanto memaparkan, penusukan itu terjadi pada Minggu, 14 Oktober 2018 lalu pukul 15.30 WITA. Tersangka berinisial TH tidak terima dan emosi karena diserempet oleh korban Irianto di Jalan Abu Bakar Lambogo, Makassar.

Tersangka dan korban sempat terlibat cekcok mulut. Karena emosi, tersangka mengeluarkan gunting dan menusuk korban satu kali dengan gunting kain. Setelah itu, tersangka kabur. Sementara warga yang mengetahui kejadian itu membawa korban yang terluka ke Rumah Sakit Plamonia Makassar Sulsel. Namun, korban akhirnya meninggal.

Tersangka TH diketahui melarikan diri ke Tarakan selama empat hari. Namun, atas permintaan keluarga, pelaku kembali ke Makassar untuk meyerahkan diri kepada polisi. Tersangka akhirnya ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin Kota Makassar.

“Dari hasil penangkapan tersangka, kami menyita gunting, baju, dan celana pelaku yang dia gunakan saat menjalankan aksinya,” kata Kompol Wirdhanto.

Sementara tersangka TH mengatakan, dia menusuk korban dengan gunting karena emosi setelah ditendang korban. “Saya diserempet dan saya ditendang duluan, jadi saya membalas. Saya keluarkan gunting dan tusuk dadanya sebelah kiri. Gunting saya bawa dari warung makan, biasanya saya bawa untuk gunting nota,” kata TH.

Akibat penikaman tersebut, tersangka dikenakan dengan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian seseorang. Pengemudi ojek online tersebut diancam dengan hukuman tujuh tahun penjara.


Editor : Maria Christina