Penghuni Tidur Pulas, Rumah Panggung di Gowa Ludes Dilalap Api

Sindonews ยท Kamis, 29 November 2018 - 09:40 WIB
Penghuni Tidur Pulas, Rumah Panggung di Gowa Ludes Dilalap Api

Kondisi rumah panggung milik Sudirman di usun Teko Tanru, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, usai dilalap si jago merah, Kamis (29/11/2018) dini hari tadi. (Foto: Sindonews)

SUNGGUMINASA, iNews.id – Kebakaran melanda rumah panggung milik warga di Dusun Teko Tanru, Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (29/11/2018) dini hari tadi. Akibat peristiwa itu, rumah tersebut ambruk dan nyaris rata dengan tanah.

Sudirman, sang pemilik rumah tak tahu-menahu mengenai kebakaran yang melanda tempat tinggalnya itu. Saat kejadian, dia masih terlelap tidur. Beruntung kebakaran ini tidak merambat ke rumah warga lainnya. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, namun seluruh harta benda korban habis terbakar tak tersisa.

Api dengan cepat melalap habis rumah dan isinya lantaran sebagian besar meterialnya terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar. Besarnya kobaran api membuat nyaris tak ada satupun barang korban yang bisa diselamatkan.

Tiga armada pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi kejadian untuk memadamkan api. Petugas datang setelah menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Polsek Bontomarannu Brigpol Azis. Armada Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 04.50 Wita.

"Iya kami menerima laporan dari pak Azis Bhabinkamtibmas Polsek Bontomarannu dan tiga armada kami kerahkan ke lokasi. Kami belum ketahui dari mana sumber api namun yang jelas dalam kejadian subuh tadi tidak ada korban jiwa," kata Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Dinas Damkar Gowa Mustamin Raga, Kamis (29/11/2018).

Api akhirnya bisa dipadamkan setelah beberapa jam. "Kami tiba di lokasi 15 menit setelah menerima laporan warga. Hambatan kami hanya karena jarak saja yang agak jauh antara Manggarupi posko induk Damkar ke Desa Nirannuang berkisar 10 kilometer. Beruntung arus lalu lintas masih sepi, sehingga tim Damkar melaju tanpa hambatan kendaraan lain," imbuh Mustamin.

Menurut Sudirman, dirinya bersama anggota keluarga lainnya masih tertidur lelap. “Kejadiannya baru diketahui setelah api sudah membesar,” ujarnya.


Editor : Himas Puspito Putra