Polisi Kantongi Identitas Pengubur Bayi Hidup-Hidup di Palopo

Nasruddin Rubak ยท Jumat, 06 September 2019 - 17:40 WIB
Polisi Kantongi Identitas Pengubur Bayi Hidup-Hidup di Palopo

Lokasi penemuan bayi di kolong rumah panggung di Palopo Sulsel. (Foto: iNews/Nasrudin).

PALOPO, iNews.id - Polisi telah mengantongi nama pelaku yang diduga mengubur bayinya hidup-hidup di Ponjalae, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun petugas belum bisa mengamankannya, karena terduga masih dalam perawatan di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardi Yusuf mengatakan, terduga pelaku merupakan ibu kandung korban. Petugas sudah mengetahui identitasnya, namun belum bisa mengamankan pelaku karena masih dalam proses perawatan medis.

"Masih di rumah sakit, karena dia habis melahirkan," kata Ardi kepada iNews di Mapolres Palopo, Sulsel, Jumat (6/9/2019).

BACA JUGA: Geger, Bayi Berlumur Darah Dikubur Hidup-hidup di Kolong Rumah Warga Palopo

Informasi yang dihimpun polisi, pelaku tega mengubur bayinya hidup-hidup karena tak ingin ketahuan pihak keluarga telah memiliki anak di luar nikah. Dia diduga telah merahasiakan kehamilannya, sehingga tak bisa membawa pulang bayinya itu ke rumah.

"Pelaku juga melahirkan di luar rumah," ujar dia.

Nanti bila kondisinya sudah membaik, polisi akan memanggil ibu korban untuk menjalani proses pemeriksaan. Sekaligus untuk mengungkap motif pelaku yang sebenarnya.

Sebelumnya, warga di Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, geger dengan penemuan bayi dalam kondisi terkubur hidup-hidup. Bayi malang ini ditemukan warga, Halina, di kolong rumah panggungnya pada Kamis (5/9/2019) kemarin.

"Bayinya dalam posisi telungkup. Hanya bokong saja yang terlihat keluar dari permukaan tanah. Anggota tubuh lainnya terkubur," kata dia.

Kronologi penemuan bayi tersebut bermula saat dia mendapati suara tangisan bayi. Karena penasaran, Halina mengecek ke sumber suara, di bawah kolong rumahnya.

BACA JUGA: Ajaib, Ibu dan Bayi Ini Selamat saat Rumahnya Hancur Tertimpa Kontainer

Di sana dia mendapati korban terkubur, namun masih bernyawa. Ketika itu juga dia langsung mengevakuasi korban ke rumahnya untuk diselamatkan. Lalu meminta bantuan warga melaporkan kasus dugaan pembuangan bayi ke polisi.

"Setelah ada polisi, baru dibawa ke rumah sakit," katanya.

Bayi malang itu diduga sengaja dibuang dengan cara dikubur karena hasil hubungan gelap. Saat ini, bayi telah dilarikan polisi ke Rumah Sakit Sity Madiang. Kondisinya sehat dan masih mendapat perawatan dari petugas medis.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal