Pria yang Sekap Mantan Pacarnya di Apartemen Ditetapkan Tersangka

Andi Deri Sunggu ยท Sabtu, 08 Desember 2018 - 18:14 WIB
Pria yang Sekap Mantan Pacarnya di Apartemen Ditetapkan Tersangka

Pelaku penyekapan mantan pacar di apartemen di Kota Makassar, Sulsel, Adi, diperiksa petugas Satreskrim Polrestabes Makassar, Sabtu (8/12/2018). (Foto: iNews/Andi Deri Sunggu)

MAKASSAR, iNews.id – Pelaku penyekapan perempuan di sebuah apartemen di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Makassar. Pelaku, Adi (38), nekat menyekap mantan pacarnya SN (35) lantaran cemburu korban dekat dengan laki-laki lain.

Perempuan asal Bandung itu disekap sejak Rabu (5/12/2018) dan ditemukan Jumat (7/12/2018)( kemarin oleh polisi lewat informasi driver ojek online. Menurut kesaksian korban, selama dua hari disekap di apartemen, dia mengalami penyiksaan hingga luka lebam di tangan  dan kaki.

“Saat ini, pelaku penyekapan sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan masih dimintai keterangan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Kasubnit Satu Unit V Satreskrim Polrestabes Makassar Ipda Bintang Cahya Sakti.

BACA JUGA: 

Cinta Ditolak, Pria di Makassar Sekap Gadis asal Jawa 2 Malam

Keji, Wanita Difabel Disekap dan Diperkosa Pecandu Narkoba di Makassar

Sementara korban SN sudah divisum di rumah sakit. Polrestabes Makassar masih menunggu hasil visumnya. “Namun, luka memar korban itu tampak dari luar. Hasil konsultasi dengan dokter yang melakukan visum juga menyebutkan, luka-lukanya bekas benturan benda tumpul,” katanya.

Bintang mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersangka, penyekapan korban dilatarbelakangi  hubungan asmara. Pelaku  tidak terima SN menjalani hubungan dengan laki-laki lain meskipun status hubungannya dengan korban sudah putus.

Sebelumnya, pelaku menyekap korbannya selama dua hari di apartemen mewah di Makassar. Polisi terpaksa mendobrak  pintu apartemen lantaran pelaku tidak mau membuka pintu saat polisi berada di lokasi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal  33 KUHP tentang Penyekapan, Pasal 335 tentang Pengancaman, serta Pasal 35 ayat 1 terkait Penganiyayaan dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.


Editor : Maria Christina