Puluhan Ruko di Rappocini Makassar Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik

Muhammad Nur Bone · Minggu, 24 November 2019 - 01:41 WIB
Puluhan Ruko di Rappocini Makassar Terbakar, Diduga karena Korsleting Listrik

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran di kompleks Ruko New Zamrud, di Jalan AP Pettarani, Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (23/11/2019) malam. (Foto: iNews/Muhammad Nur Bone)

MAKASSAR, iNews.id – Puluhan ruko di Jalan AP Pettarani, Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ludes terbakar, Sabtu malam (23/11/2019). Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Sementara kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Informasi dari warga, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 Wita. Kebakaran diduga karena korsleting listrik dari salah satu ruko usaha travel. Ruko itu tengah direnovasi dan dalam kondisi kosong ditinggal oleh para pekerja.

Api langsung merembet ke ruko lain hingga menghanguskan puluhan bangunan yang juga dijadikan perkantoran di Kompleks Ruko New Zamrud itu.

“Ada puluhan yang terbakar, mungkin sekitar 36 unit. Semuanya dalam satu blok dan dijadikan kantor,” kata Kepala RT setempat, Appi, Sabtu malam.

 

BACA JUGA:

Minimarket di Koto Gadang Agam Terbakar, 4 Motor 1 Mobil Ikut Ludes Dilahap Api

SMK Yadika 6 Bekasi Terbakar, Api Masih Berkobar hingga Malam Ini

 

Sementara Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Makassar Taufiq Rahman mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 11 unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Petugas berhasil menjinakkan api dan melakukan pendinginan sekitar pukul 22.00 Wita.

“Kami berhasil memadamkan api dan saat ini melakukan pendinginan,” ujarnya.

Dari pantauan iNews, petugas berusaha melakukan pemadaman melalui atap ruko lantaran sejumlah bangunan di sana dalam kondisi terkunci. Sejumlah petugas dibantu warga sempat memecahkan jendela kaca ruko sehingga bisa melakukan pemadaman melalui jendela.

Api yang terus menjalar melalui plafon ruko baru dapat dipadamkan sekitar dua jam lantaran sulitnya akses titik api yang berada di bagian atas bangunan.


Editor : Maria Christina