Ratusan Kios di Pasar Tempe Kabupaten Wajo Terbakar, Para Pedagang Histeris

Amnar Sengkang ยท Sabtu, 24 Agustus 2019 - 10:30 WIB
Ratusan Kios di Pasar Tempe Kabupaten Wajo Terbakar, Para Pedagang Histeris

Kondisi Pasar Tempe, Kabupaten Wajo, Sulsel, setelah kebakaran yang terjadi, Sabtu (24/8/2019). Ratusan kios hangus terbakar dan rata dengan tanah. (Foto: iNews/Amnar Sengkang)

WAJO, iNews.id – Kebakaran menghanguskan ratusan kios di Pasar Tempe di Jalan WR Supratman Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu dini hari tadi (24/8/2019). Para pedagang pun histeris melihat kios dan barang dagangan mereka habis dilalap api.

Informasi diperoleh iNews, api mulai berkobar sekitar pukul 01.30 Wita. Namun, sumber api tidak diketahui. Kobaran api dengan cepat meluas hingga membakar ratusan kios di pasar tradisional tersebut hingga rata dengan tanah. Beruntung kebakaran tak merambat ke permukiman warga.

Api baru bisa dipadamkan setelah lima jam berkorbar. Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Wajo kewalahan memadamkan api. Pedagang dan warga setempat pun bahu-membahu memadamkan api sejak dini hari.

BACA JUGA:

Ratusan Kios di Pasar Serasi Kotamobagu Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah 

Kebakaran di Pasar Kambing Tanah Abang, 2 Orang Tewas

Kebakaran baru bisa dipadamkan Sabtu pagi ini. Namun, petugas pemadam kebakaran Pemkab Wajo masih terus melakukan pendinginan di kawasan pasar.

Ratusan pedagang pun masuk ke pasar mencari sisa-sisa barang dagangan. Sejumlah pedagang terlihat histeris meratapi dagangan mereka yang telah hancur oleh amukan si jago merah dan tidak ada yang bisa diselamatkan.

“Tidak ada yang tersisa, semuanya hangus terbakar. Saya tidak punya apa-apa lagi untuk memulai usaha,” kata korban kebakaran, Muliati, yang menangis melihat lapak dagangannya rata dengan tanah.


Para pedagang histeris melihat kondisi kiosnya yang rata dengan tanah setelah kebakaran melanda Pasar Tempe, Kabupaten Wajo, Sulsel, Sabtu (24/9/2019). (Foto: iNews/Amnar Sengkang)

Menurut pedagang, mereka kini harus menanggung beban utang lantaran modal yang mereka gunakan merupakan uang pinjaman. Para pedagang berharap mendapat bantuan dari pemerintah agar mereka bisa kembali berjualan.

Sementara hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Polisi masih melakukan penyelidikan di TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga telah memasang garis polisi di lokasi kebakaran.


Editor : Maria Christina