Ratusan Korban Abu Tours di Makassar Datangi Posko Minta Uang Kembali

Yoel Yusvin ยท Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:26 WIB
Ratusan Korban Abu Tours di Makassar Datangi Posko Minta Uang Kembali

Korban Abu Tours memadati posko pengaduan di Makassar, Sulsel, Selasa (16/10/2018). (Foto: iNews/Yoel Yusvin)

MAKASSAR, iNews.id – Ratusan korban penipuan PT Abu Tours mendatangi posko pengaduan di Jalan Atirah Raya, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (16/10/2018). Mereka menuntut pengembalian uang mereka yang sudah disetor ke pihak travel karena hingga kini belum diberangkatkan umrah.

Dari pantauan iNews, ratusan korban Abu Tours sudah berdatangan ke posko pengaduan itu sejak Selasa pagi tadi. Mereka berdesak-desakan di depan pintu masuk menunggu nomor antrean untuk memasukkan sejumlah berkas seperti KTP dan nota pembayaran uang umrah.

Menurut petugas di posko pengaduan yang dibuat Abu Tours, posko itu untuk mendata kembali warga yang merasa dirugikan pihak travel. Setiap korban harus membawa alat bukti pembayaran ke posko pengaduan untuk didata oleh pihak travel sebagai korban.

BACA JUGA: 

Terlibat Penipuan Umrah, Istri CEO Abu Tours Dituntut 20 Tahun Penjara

Pengadilan Niaga Makassar Jatuhkan Putusan Bangkrut pada Abu Tours

Bukti-bukti tersebut rencananya dibawa ke meja persidangan untuk diproses. Jika dalam persidangan tersebut pihak jamaah dimenangkan oleh majelis hakim, maka seluruh aset Abu Tours yang sudah disita pihak kepolisian akan dilelang oleh pemerintah untuk membayarkan kerugian seluruh jamaah.

“Kami datang ke sini untuk mendaftar supaya uang saya dikembalikan. Waktu itu saya sudah mendaftar untuk umrah dan membayar Rp14 juta karena katanya lagi promo. Tapi, saya tidak pernah diberangkatkan. Semua orang yang di sini juga begitu tidak pernah diberangkatkan umrah,” kata salah satu korban Abu Tours, Rosnia.

Korban lainnya, Mappigau Samba mengatakan, dia dan keluarga datang untuk menyerahkan bukti-bukti yang dibutuhkan agar uang yang sudah dia setor untuk berangkat umrah dikembalikan Abu Tours. Namun, petugas posko tidak menyebutkan kapan para korban bisa menerima uang mereka kembali. Mereka hanya diminta mendaftar dan menyerahkan bukti-bukti telah menyetorkan sejumlah uang ke perusahaan travel itu.

“Katanya kalau sudah terdaftar untuk membuktikan kami mendapat pengembalian dana. Tidak ada jaminan dia mau bayar, tapi mudah-mudahan uang kembali. Wallahualam. Saya waktu itu setor Rp15 juta kali 15 orang untuk istri dan saudara-saudara saya,” kata Mappigau Samba.

Para korban berharap Abu Tours segera mengembalikan uang mereka. Mereka juga berharap pemerintah memfasilitasi pengembalian uang yang sudah mereka setorkan.

Diketahui, proses hukum kasus penipuan PT Abu Tours masih berlangsung. Sidang digelar di PN Makassar, Jl RA Kartini pada Rabu (10/10/2018) beragenda pembacaan dakwaan terdakwa Dirut Abu Tours Hamzah Mamba, istrinya Nusyahriah Mansyur, dan mantan manajer keuangan Muhammad Kasim, dan Komisaris Abu Tours Khairuddin M Latang. Dalam sidang terpisah itu, mereka didakwa dengan tuduhan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang. Atas dakwaan ini, mereka diancam dengan hukuman 20 tahun penjara.


Editor : Maria Christina