Selama Ramadan, Masjid Terapung Makassar Siapkan Menu Takjil Kurma

Antara ยท Senin, 06 Mei 2019 - 10:28 WIB
Selama Ramadan, Masjid Terapung Makassar Siapkan Menu Takjil Kurma

Masjid Amirul Mukminin di Kota Makassar. (Foto: Koran Sindo).

MAKASSAR, iNews.id - Masjid terapung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kurma sebagai menu wajib berbuka puasa selama Ramadan 1440 Hijriah. Selain menu takjil tersebut, pengurus juga meningkatkan pengawasan keamanan dan menambah fasilitas jemaah beribadah.

Bendahara Masjid Amirul Mukminin atau yang lebih tenar dengan sebutan Masjid Terapung Makassar, Anshari mengatakan, untuk menu berbuka puasa, panitia Ramadan menyiapkan kurma dan air mineral.

"Jumlah jamaah yang datang tidak menentu, namun biasanya sekitar 300 orang. Apalagi di sini kawasan wisata, maka kami sediakan kurma," ujar Anhsari kepada wartawan di Kota Makassar, Sulsel (5/4/2019).

BACA JUGA: Burger Pecel, Menu Buka Puasa Khas Wonogiri

Meski demikian, masjid di bawah asuhan mantan Wali Kota Makassar, Muhammad Ilham Arif Sirajuddin ini telah rutin menjadi tempat penyaluran hidangan buka puasa dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) se Kota Makassar.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, ungkap Anshari, pihak hotel yang berada di sekitar Masjid Terapung Makassar selalu mengirimkan menu takjil secara bergiliran.

"Partisipasi masyarakat yang tidak terduga juga rutin bawa ke sini hidangan takjil," ungkap Anshari.

Selain menu buka puasa, pengurus masjid juga telah menyiapkan berbagai kebutuhan warga selama Ramadan, seperti jumlah mukena yang ditambah, pengawasan dari panitia masjid lebih diintensifkan.

BACA JUGA: Selama Puasa, Pemkab Bangka Batasi Kegiatan Tempat Hiburan Malam

Selain itu, keberadaan para gelandangan dan pengemis juga dibatasi hanya sampai di gerbang masjid. Menurut dia, mereka tidak sampai diizinkan masuk ke dalam masjid, supaya proses ibadah tidak sampai terganggu.

Untuk keamanan, pihak pengurus masjid menyiapkan CCTV serta mengimbau jamaah untuk menjaga barang bawaannya sebelum sholat.

"Saya punya staf mengawasi tetapi kami juga mengimbau agar warga jangan teledor. Sampai saat ini masih bisa kita atasi, alhamdulillah tahun ini 2018 tidak ada kecurian. Semoga seterusnya begitu," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal