Taruna Akademi Penerbangan Makassar Tewas Dianiaya, 1 Senior Tersangka

Okezone ยท Selasa, 05 Februari 2019 - 19:11 WIB
Taruna Akademi Penerbangan Makassar Tewas Dianiaya, 1 Senior Tersangka

Tersangka penganiaya Aldama Putra, taruna ATKP Makassar, Sulsel, saat pemaparan kasus di Mapolrestabes Makassar, Selasa (5/2/2019). (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id – Pacakematian taruna Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra (19), di kampusnya yang dinilai tidak wajar, Polrestabes Makassar melakukan pemeriksaan secara marathon. Polisi akhirnya menetapkan satu senior korban sebagai tersangka dugaan penganiayaan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, tersangka yang ditetapkan, yakni Muhammad Rusdi (21). Penetapan tersangka setelah polisi memeriksa sebanyak 22 saksi terkait kematian korban sejak Senin (4/2/2019) pagi sampai tadi malam.

“Jadi untuk sementara kami menetapkan satu tersangka,” kata Dwi saat merilis kasus itu, Selasa (5/5/2019).


BACA JUGA: Taruna Akademi Penerbangan Makassar Tewas Penuh Luka, Diduga Dianiaya


Dwi juga memaparkan kronologi kasus dugaan penganiayaan yang terjadi pada Minggu 3 Februari 2019 sekitar pukul 21.30 Wita. Saat masuk ke kampus di Jalan Salodong Kecamatan Biringkanaya Makassar, korban yang merupakan mahasiswa tingkat 1 tidak menggunakan helm. Senior korban yang duduk di tingkat 2 di kampus itu kemudian menegur korban.

“Ditegur, baru dipanggil ke kamar salah satu senior. Di situlah terjadi kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Dwi.

Dwi mengatakan, Polrestabes Makassar juga masih mengembangkan keterangan dari para saksi. Tidak menutup kemungkinan kasus ini akan terus berkembang dan akan ada tersangka lain.

“Mereka pasti saling kenal. Dari pemeriksaan ada pemukulan. Di ulu hati, dada, hasil autopsinya sudah lebam. Kemungkinan ada luka dalam karena saya juga belum terima hasil autopsi secara keseluruhan,” kata Dwi.

Sementara hingga kini, pihak Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar belum memberikan keterangan mengenai kematian salah satu tarunanya, Aldama Putra di kampus.


Editor : Maria Christina