Terjebak Cuaca Buruk, Nelayan asal Pangkep Hilang di Tengah Laut

Sindonews ยท Jumat, 04 Januari 2019 - 18:33 WIB
Terjebak Cuaca Buruk, Nelayan asal Pangkep Hilang di Tengah Laut

Ilustrasi nelayan. (Foto: Okezone)

PANGKEP, iNews.id – Seorang nelayan asal Pulau Pammantauan, Desa Pammas, Kecamatan Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan hilang di tengah laut. Hingga kini, aparat setempat dibantu warga dan keluarga korban masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban.

Informasi yang dihimpun, nelayan bernama Alamsyah (29) itu hilang sejak Selasa (1/1/2019). Namun karena keterbatasan fasilitas informasi, laporan kehilangan korban baru diterima pada Kamis (3/1/2019).

Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga menjelaskan, sebelum dikabarkan hilang, Alamsyah diketahui pergi memancing di perairan antara Pulau Pammantauan dengan Pulau Kalukalukua sekitar pukul 06.00 Wita.

Saat siang hari, diduga terjadi cuaca buruk di lokasi tempat korban memancing. Ombak besar dan angin kencang melanda lokasi tersebut. Hingga menjelang sore, Alamsyah tak juga kembali. Keluarga mulai melakukan pencarian di daerah biasanya korban mencari ikan. Namun, pencarian ini tak membuahkan hasil.

"Karena cuaca semakin tak bersahabat, keluarga kembali ke pulau dan memutuskan melakukan pencarian dengan kapal yang lebih besar. Wilayah pencarian diperluas sampai ke Pulau Kalukalikuang, tapi korban belum ditemukan," kata Tulus, Jumat (4/1/2019).

Hingga hari keempat, pencarian oleh kepolisian dan warga terus dilanjutkan. Tulus berharap korban segera ditemukan. "Sejauh ini belum ada informasi. Tim kita bersama dengan masyarakat sudah dan sedang mencari. Mohon doanya supaya cepat ditemukan," pungkasnya.

Pulau Pammantauan merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Pangkep. Butuh waktu lebih dari 20 jam perjalanan laut untuk sampai ke sana. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab lambannya informasi dari pulau tersebut ke daratan.

Sementara itu Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangkep mengaku belum menerima adanya laporan nelayan Pulau Pammantauan yang hilang. "Kami belum terima laporan, kami tanyakan juga ke Basarnas mereka juga belum terima," kata salah seorang staf BPBD Pangkep.


Editor : Himas Puspito Putra