Tiba di Makassar,  Dua Jenazah Korban Penembakan KKB Papua Disambut Isak Tangis Keluarga

Wahyu Ruslan · Senin, 28 Oktober 2019 - 02:05 WIB
Tiba di Makassar,  Dua Jenazah Korban Penembakan KKB Papua Disambut Isak Tangis Keluarga

Jenazah korban penembakan KKB di Intan Jaya, Papua tiba di Bandara Hasanuddin Makassar. (Foto: iNews/Wahyu Ruslan)

MAKASSAR, iNews.id - Dua jenazah korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua, tiba di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (27/10/2019) sore.

Kedua jenazah itu diterbangkan dari Timika, Papua menggunakan pesawat Sriwijaya Air dengan memakan waktu dua jam perjalanan.

Satu dari dua jenazah berasal dari Kabupaten Jeneponto bernama Rizal (31) dibawa ke Jeneponto menggunakan ambulans. Sementara satu jenazah lainnya bernama Lasoni (27) warga Kendari, Sulawes Tenggara, kembali diterbangkan ke daerah asalnya melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Kedua korban merupakan warga perantau yang bekerja di Papua sebagai tukang ojek.

Kedatangan jenazah almarhum Rizal disambut tangis haru sebagian keluarga korban yang menanti kedatangan jenazah sejak Minggu (27/10/2019) pagi.

Menurut Mansur, salah seorang keluarga almarhum, Rizal sudah tiga bulan berada di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak yang masih beliah," kata Mansur.

Dia mengatakan, setelah tiba di rumah duka di Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, almarhum akan segera dimakamkan.

"Pihak keluarga sudah mempersiapkan proses pemakamannya," kata Mansur.

Tiga warga sipil yang berprofesi sebagai tukang ojek di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, ditemukan tewas dengan luka tembak. Mereka diduga menjadi korban penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Ketiga korban yakni, Rizal (31), Herianto (31), dan La Soni (25). Jasad mereka ditemukan pada Jumat (25/10/2019) kemarin. Selain luka tembak di bagian kepala, tubuh para korban juga penuh luka senjata tajam.


Editor : Kastolani Marzuki