Trauma Gempa, Ribuan Warga Palu dan Donggala Mengungsi ke Makassar

Wahyu Ruslan ยท Selasa, 02 Oktober 2018 - 17:57 WIB
Trauma Gempa, Ribuan Warga Palu dan Donggala Mengungsi ke Makassar

Petugas medis dan anggota TNI mengevakuasi seorang lansia korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala saat tiba di Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulsel. (Foto: iNews.id/Wahyu Ruslan)

MAKASSAR, iNews.id - setelah menempu perjalanan selama satu jam, dua pesawat Hercules yang mengakut 450 korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (2/10/2018) siang.

Mereka memilih dievakuasi lantaran masih trauma dengan kondisi gempa susulan yang terus terjadi. Ratusan korban gempa dan tsunami ini didominasi kalangan anak-anak, ibu dan sejumlah warga lanjut usia (lansia).

Dari data di Lanud Hasanuddin, tercatat sejak Sabtu (1/10/2018) hingga saat ini sudah ada 4.500 korban gempa dan tsunami yang telah dievakuasi dari Bandara Sis Al Jufri.

Dari ribuan korban gempa yang dievakuasi ini sebagian masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit. Sementara sebagian korban lainnya berada di penampungan.

BACA JUGA: 6.399 Petugas Gabungan dan Relawan Bantu Korban Gempa dan Tsunami



Seorang korban gempa dan tsunami, Widiyawati mengaku saat terjadi gempa dirinya masi berada di kampus. Dia melihat sejumlah bangunan dan rumah ibadah roboh. “Saya ngeri kalu membayangkan lagi peristiwa itu (gempa). Semuanya berguncang lalu roboh,” ucapnya.

Dia mengaku, terpaksa mengungsi ke Makassar karena trauma dengan guncangan gempa yang hingga kini masih terjadi. “Saya juga nggak tahu kondisi keluarga di sana. Masih ada nenek, Cuma gak tahu nasibnya. Kalau ibu dan ayah saya ada di Sidrap,” tuturnya.


Editor : Kastolani Marzuki