Viral, Pria Pengendara Motor di Gowa Menangis Histeris saat Dihentikan Polisi

Bugma ยท Selasa, 10 September 2019 - 14:14 WIB
Viral, Pria Pengendara Motor di Gowa Menangis Histeris saat Dihentikan Polisi

Pengendara motor menangis setelah polisi menghentikan sepeda motornya saat Operasi Patuh 2019 di Kabupaten Gowa, Sulsel. (Foto: iNews/Bugma)

BUGMA, iNews.id – Video seorang pengendara motor di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang menangis histeris di hadapan polisi, viral di media sosial, Selasa (10/9/2019), viral di media sosial. Laki-laki tersebut cukup lama menangis setelah sepeda motornya dihentikan oleh polisi saat Operasi Patuh 2019.

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa ini terjadi di Jalan Masjid Raya dan Jalan HOS Cokroaminoto Sungguminasa, Kabupaten Gowa. Petugas polisi yang menggelar Operasi Patuh 2019, menghentikan seorang pengendara motor yang membonceng putranya pelajar SMP.

Tiba-tiba, pria berkacamata yang memakai helm tersebut menangis histeris di hadapan polisi. Aksi pengendara motor yang menangis histeris ini pun sontak viral di media sosial.

BACA JUGA:

Viral Video Pemotor Serang Pejalan Kaki di Jakarta Pusat, Polisi Buru Pelaku

Viral Pengendara Motor Keluarkan Jurus Silat saat Ditilang Polisi di Banjarmasin

KBO Sat Lantas Polres Gowa Iptu Dayu Ary mengatakan, pihaknya menduga pengendara menangis karena kaget tiba-tiba dihentikan polisi. Selain itu, pria tersebut diduga malu kepada petugas lantaran sang anak yang diboncengnya tidak mau memakai helm. Sementara dari hasil pemeriksaan petugas, surat-surat kendaraan yang dimiliki pria itu lengkap.

“Bapak itu sebenarnya surat-suratnya ada dan lengkap, helmnya juga ada. Hanya saja yang dibonceng tidak mau menggunakan helmnya. Jadi, kami tegur. Ketika kami tegur, ternyata bapak itu mungkin kaget. Dia enggak menyangka anaknya itu tidak menggunakan helm yang dia siapkan, jadi akirnya bapak itu menangis,” kata Iptu Dayu Ary, Selasa (10/9/2019).

Dayu mengatakan, dalam Operasi Patuh 2019 itu, polisi fokus pada tiga target operasi. Ketiganya yakni, penggunaan helm, anak di bawah umur, dan pengendara yang melawan rambu-rambu lalu lintas. Dalam operasi tersebut, polisi menilang belasan pengendara sepeda motor karena tidak memakai helm.

“Pelanggaran terbanyak pengendara yang tidak menggunakan helm,” ujarnya.

Sementara itu dari pantauan iNews, sejumlah pengendara motor yang diduga tidak memiliki surat-surat kendaraan nekat melawan arus di tengah kepadatan lalu lintas untuk menghindari polisi. Mereka nekat tanpa memikirkan keselamatan pengendara lain. Operasi Patuh 2019 masih akan digelar petugas Sat Lantas Polres Gowa di sejumlah titik yang diduga rawan terjadi pelanggaran lalu lintas.


Editor : Maria Christina