Waspada, ASN yang Like Postingan Caleg di Medsos Bisa Kena Sanksi

Sindonews ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 18:46 WIB
Waspada, ASN yang Like Postingan Caleg di Medsos Bisa Kena Sanksi

Ilustrasi pemilu. (Foto: Okezone)

MAKASSAR, iNews.id - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam pemilihan umum maupun pemilihan presiden terus disuarakan. ASN diminta tak terlibat dalam aksi dukung mendukung selama tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 dengan kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden.

Tak hanya pemberian dukungan secara terang-terangan kepada peserta Pemilu yang dilarang keras, Bahkan ASN dilarang untuk sekadar memberikan jempol (likes) pada postingan peserta pemilu baik calon anggota legislatif (Caleg), calon presiden/wakil presiden, Calon DPD RI di media sosial (medsos).

Pemberian likes pada postingan Caleg atau Capres/Cawapres tersebut bisa dimaknai sebagai sebuah dukungan. Khususnya terhadap status yang bersangkutan dengan aktivitas Caleg itu selama kampanye.

"Like status itu menunjukkan sesuatu yang dapat dimaknai sebagai sebuah dukungan. Berlaku netralitas ASN dan jika ditemukan/dilaporkan lalu terpenuhi unsur maka diteruskan ke KASN (Komite ASN)," ucap Komisioner Divisi Pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan, Amrayadi saat dikonfirmasi, Jumat (12/10/2018).

Amrayadi mengakui, jika pengawasan terhadap ASN yang memberikan jempol (likes) ke postingan Caleg atau Capres tak akan mudah. Namun, pelanggaran ini bisa dijadikan temuan atau laporan dari masyarakat yang diteruskan ke Bawaslu setempat.

"Bisa temuan, bisa laporan. Karena tidak semua akun Caleg memiliki pertemanan dengan anggota Bawaslu. Kecuali akun yang terdaftar di KPU," kata mantan ketua KPU kabupaten Soppeng itu.

Soal sanksi, kata Amrayadi, sudah diatur dalam peraturan ASN. Di sisi lain, Bawaslu saat ini tengah gencar melakukan sosialiasi agar ASN taat terhadap aturan yang mengikat mereka. Salah satunya yang dilakukan di kabupaten Gowa, beberapa waktu lalu.


Editor : Himas Puspito Putra