Mahasiswa Tewas Saat Selamatkan Anak yang Nyaris Tenggelam di Kolam

Wahyu Sikumbang ยท Selasa, 24 Juli 2018 - 20:37 WIB
Mahasiswa Tewas Saat Selamatkan Anak yang Nyaris Tenggelam di Kolam

Korban tenggelam dievakuasi dari kolam di Nagari Aie Angek, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

TANAHDATAR, iNews.id – Seorang warga Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar), Jaswandi Saputra alias Andi (22), tewas tenggelam di dasar kolam, saat berupaya menyelamatkan seorang anak yang nyaris tenggelam, Selasa (24/7/2018). Korban diduga tewas karena kelelahan.

Sebelum menolong anak yang nyaris tenggelam, mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Sumbar itu baru selesai bergotong royong bersama warga membersihkan eceng gondok yang memenuhi permukaan kolam Tabek Gadang, Jorong Kayu Tanduk, Nagari Aie Angek.

Kematian korban mengejutkan keluarganya. Petugas bersama warga berusaha memenangkan ibu korban, Asnimar (65), yang histeris saat mengetahui anaknya tenggelam di kolam yang berlokasi di pinggir jalan raya Bukittinggi-Padang.

Korban ditemukan setelah sejumlah warga dibantu tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Panjang, BPBD Tanah Datar, serta Brimob dan Polres Padang Panjang berusaha mencari di kolam Tabek Gadang. Setelah lima jam, mereka berhasil menemukan korban yang sudah tewas.

Kapolsek Sepuluh Koto AKP Ferry Arjoni menyebutkan, dari keterangan saksi di lokasi menyebutkan, kejadian berawal saat korban bersama warga bergotong royong membersihkan eceng gondok yang memenuhi permukaan kolam. Saat beristirahat usai salat zuhur, korban melihat Aldi (9) menangis karena nyaris tenggelam di dekat rakit di tengah kolam.

Korban bersama warga lainnya, Idrus, langsung terjun ke dalam kolam. Mereka berenang menuju rakit yang berjarak sekitar 20 meter dari pinggir kolam. Nahas, sebelum sampai ke rakit, korban terlihat kewalahan. Dia mencoba kembali ke pinggir, namun korban malah tenggelam dan hilang sebelum sampai di pinggir kolam.

Rekan korban, Idrus, juga mencoba mencari temannya di sekitar titik hilang, setelah berhasil menolong anak-anak yang nyaris tenggelam. Namun, dia tidak menemukannya.

Korban akhirnya ditemukan oleh tim gabungan dan warga sudah tak bernyawa, lima jam usai kejadian. Korban ditemukan di dasar kolam dalam kondisi seluruh tubuh dipenuhi lumpur badan pucat dan kaku. Jenazah korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padang Panjang.


Editor : Maria Christina