2 Pengedar Sabu-Sabu Ditangkap Polisi di Padang, Keluarga Histeris

Budi Sunandar ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 22:30 WIB
2 Pengedar Sabu-Sabu Ditangkap Polisi di Padang, Keluarga Histeris

Salah satu pengedar sabu-sabu di Padang yang ditangkap polisi, Kamis (24/10/2019) malam. (Foto: iNews.id/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Sebanyak dua pengedar sabu-sabu di Padang, Sumatera Barat dibekuk saat bertransaksi dengan polisi yang menyamar. Keluarga terlihat syok dan histeris saat mengetahui keduanya merupakan pengedar dan ditangkap polisi.

Indra dan Rizky, pengedar narkoba ditangkap tim Heyna Satnarkoba Polresta Padang di pinggir Jalan Raya Kalumbuak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Kamis (24/10/2019) malam.
Saat ditangkap, keduanya sempat berusaha membuang paket narkoba ke pinggir jalan raya.

Penangkapan keduanya sempat membuat kemacetan di jalan raya. Banyak warga tertarik melihat penangkapan pengedar sabu-sabu ini.

Petugas berhasil mengamankan enam paket kecil sabu-sabu siap edar yang dibuang tersangka. Pengembangan kasus lalu dilakukan dengan mendatangi rumah salah satu tersangka di daerah Kampung Lalang, Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji.

BACA JUGA: Simpan Sabu-Sabu dalam Helm, Perempuan di Merangin Jambi Ditangkap Polisi

Setelah dilakukan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan barang bukti di antaranya timbangan digital dan bong atau alat hisap sabu-sabu. Pelaku menyembunyikannya di atas lemari dan di dalam gitar.

Penangkapan tersangka pun diwarnai isak tangis dan histeris kedua orangtuanya. Mereka tidak menyangka anaknya menjadi bandar narkoba dan sudah menjadi target operasi polisi.

Orang tua tersangka bahkan memarahi dan memaki anaknya yang ternyata seorang pengedar narkoba. Ibu tersangka bahkan berkali-kali memukul tersangka sambil menjerit.

BACA JUGA: Edarkan Sabu, Pria Penjaga Sekolah SMA di Padang Diciduk Polisi

“Jadi barang narkotika jenis sabu, kami amankan, dan ada juga timbangan yang kami temukan di lemari dan dalam gitar,” kata salah satu polisi kepada orang tua tersangka.

Kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolresta Padang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2009 Tentang Penyalahgunaan Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara atau seumur hidup.


Editor : Umaya Khusniah