Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Mentawai, 7 ABK Masih Hilang

Antara · Senin, 06 Agustus 2018 - 12:43 WIB
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Mentawai, 7 ABK Masih Hilang

Ilustrasi kapal tenggelam. (Foto: Okezone)

MENTAWAI, iNews.id – Kapal penangkap ikan yang bermuatan 10 orang dilaporkan tenggelam di perairan laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar). Tujuh Anak Buah Kapal (ABK) kapal motor dari Provinsi Bengkulu tersebut dilaporkan hilang sementara tiga lainnya selamat.

"Kami mendapatkan laporan dari Syahbandar Sikakap, bahwa telah terjadi kecelakaan kapal yang bermuatan 10 orang ABK, pada Minggu (5/8/2018), tiga orang ditemukan selamat, sementara tujuh lainnya masih dalam pencarian," kata Kepala Kantor Search and Rescue (SAR) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Akmal di Tuapejat, Senin(6/8/2018).

Dia menjelaskan KM Arung Samudera berlayar dari Bengkulu pada Kamis (2/8/2018), namun dalam perjalanannya, kapal dengan merk lambung Mama Muda 04 mengalami kebocoran pada Jumat (3/8/2018) seluruh ABK mencoba menyelamatkan diri dengan menggunakan sarana yang ada di kapal tersebut.

"Dari informasi yang kami himpun, seluruh ABK terpencar, tiga yang selamat tersebut ditemukan kapal pukat cincin dari Sibolga dan kapal bagan dari Bengkulu," terangnya.

Tiga ABK tersebut yakni, Aziz yang merupakan nahkoda kapal, Pii, dan Devi. Sementara tujuh korban lainnya yang saat ini masih hilang yakni, Okta, Niko, Alor, Kodak, Siad, Dian dan Aldo.

Lebih lanjut, Akmal mengatakan dalam melakukan pencarian ini, lima kapal pencarian dua di antaranya dari Angkatan Laut, yakni KRI Kala Hitam dari Lanal Padang dan KAL Mego Bengkulu. Sementara dari Basarnas, mengerahkan dua KN Yudhistira dari Padang dan RB 313 Bengkulu. "Semua tim sudah bergerak tadi pagi, dan kami akan back up dari sini," tambahnya.

Dari prediksi awal, berdasarkan arah angin, korban diperkirakan hanyut ke arah Kepulauan Mentawai.


Editor : Himas Puspito Putra