Banjir Bandang Landa Solok, 1 Tewas dan 3.237 Jiwa Terdampak

Antara ยท Jumat, 07 September 2018 - 12:45 WIB
Banjir Bandang Landa Solok, 1 Tewas dan 3.237 Jiwa Terdampak

Polisi saat membantu membenahi kawasan permukiman masyarakat yang terdampak banjr bandang. (Foto: Istimewa)

SOLOK, iNews.id – Bencana banjir bandang melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), usai diguyur hujan dengan intensitas tinggi, Kamis (6/9/2018) malam. Dalam musibah itu, seorang warga tewas dan 3.237 jiwa lainnya terdampak.

Informasi yang dirangkum, banjir bandang mulai menerjang permukiman rumah warga pukul 21.00 WIB, saat kondisi masih hujan deras. Luapan air meluas hingga menerjang tiga nagari di Kecamatan Bukit Sundi dan delapan desa atau jorong.

Daerah yang terdampak banjir bandang yakni Nagari Muaro Paneh dengan tiga desa yakni Jorong Balai Pinang, Jorong Koto Panjang, Jorong Koto Kaciek. Selanjutnya di Nagari Kinari dengan empat desa yakni Jorong Tapi Ayie, Jorong Pamujan, Jorong Bungo Harum, Jorong Glg Tinggi, dan Nagari Parambahan di Jorong Balai.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Dasril mengatakan, air sempat naik hingga satu meter dan mulai surut menjelang subuh, Jumat (7/9/2018) pukul 04.00 WIB. Hasil pendataan petugas Tagana di lokasi, bencana banjir bandang menelan satu korban jiwa dan tujuh warga dirawat di puskesmas.

Banjir juga merusak 421 bangunan, tiga sekolah, dua masjid, satu pondok pesantren, sawah sebanyak 322 hektare, ternak. Selain itu juga mobil hanyut enam unit, sepeda motor 20 unit dan gabah siap jual hanyut lebih dari 3 ton.


“Kami masih lakukan pendataan dan evakuasi. Saat ini terdata ada 3.237 warga yang terdampak. Di Nagari Muaro Paneh sebanyak 142 KK dengan 1.830 jiwa dan di Nagari Kinari 279 KK dengan 1.407 jiwa,” kata Dasril.

Hingga kini petugas BPBD dibantu oleh petugas Tagana dan lembaga sosial lainnya terus berjaga di lokasi bencana. Mereka memberikan pertolongan darurat kepada masyarakat yang terdampak usai musibah. "Untuk saat ini petugas gabungan masih berjaga dan memberikan bantuan bagi masyarakat," ujarnya.


Editor : Donald Karouw