Ambulans Maut Tabrak 2 Mobil dan 3 Motor di Padang, 2 Pengendara Tewas

Budi Sunandar ยท Senin, 10 September 2018 - 09:56 WIB
Ambulans Maut Tabrak 2 Mobil dan 3 Motor di Padang, 2 Pengendara Tewas

Anggota Polresta Padang saat mengamankan ambulans yang diduga terlibat kecelakaan. (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.id – Kasus dugaan tabrak lari terjadi di Kawasan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Senin (10/9/2018) dini hari. Ambulans diduga melaju tak terkendali dan menabrak tiga motor dan menyerempet dua mobil yang sedang terparkir.

Informasi yang dirangkum iNews, dua pengendara motor tewas mengenaskan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dalam peristiwa tersebut. Identitas kedua pemuda itu diketahui bernama Harry dan Eka. Tubuh keduanya ditemukan tak bernyawa dengan luka parah di depan pagar rumah warga.

Dalam tabrakan tersebut, kedua pengendara sempat terseret sejauh 500 meter usai ditabrak oleh mobil ambulans. Selain menabrak korban, ambulans juga menabrak dua motor lainnya dan dua unit mobil yang sedang parkir di pinggir jalan tersebut.

Polisi yang mendapat informasi langsung datang ke lokasi TKP dan mengevakuasi kedua korban tewas. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumbar untuk kepentingan autopsi. Petugas juga melakukan proses identifikasi dan olah TKP, serta meminta keterangan saksi.

“Kami tiba di TKP kedua korban sudah dalam kondisi seperti itu (tewas). Ada tiga kendaraan motor dan dua mobil yang tertabrak,” kata Kanit Pawas Polresta Padang Ipda Ali Absar, Senin (10/9/2018).

Dia menjelaskan, usai kecelakaan mendapat informasi ditemukan mobil ambulans di daerah Alai, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, atau sekitar satu kilomter dari TKP tabrakan. "Ambulans ditemukan warga di Alai, sopirnya langsung melarikan diri. Warga di sana curiga karena ada bekas darah dan ringsek di bagian depan dan samping ambulans,” ujarnya.

Diduga ambulans itu ditinggal oleh pengemudinya yang diperkirakan berjumlah 3 orang. “Motif kasus ini masih kami selidiki. Yang jelas ini kasus 33L (kecelakaan),” ujarnya.


Editor : Donald Karouw